PAD dari Sektor Pajak di Pati Tembus Rp320 M, BPKAD Sebut Surplus Rp30 M

BETANEWS.ID, PATI – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pati pada tahun 2025 dari sektor pajak disebut melebihi target atau surplus. Untuk capaian surplus PAD Pajak itu, mencapai Rp30 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pati, Febes Mulyono menyebut, target PAD dari pajak sebesar Rp290 miliar. Sementara capaiannya tembus hingga Rp320 miliar.

Baca Juga: Dapat Dispensasi Nikah Dini, Tapi 6 Bulan Setelahnya Dua Remaja di Pati Ini Malah Ajukan Cerai

-Advertisement-

“Pajak itu surplus Rp30 miliar. (Target) Rp290 miliar jadi Rp320 miliar,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).

Febes menjelaskan, ratusan miliar tersebut bersumber dari sejumlah sektor pajak. Di antaranya yakni Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan (BPHTB).

Namun pihaknya belum bisa menjelaskan secara rinci terkait pendapatan pajak. Ia menyebut hal ini lantaran BPKAD Pati masih perlu melakukan rekonsiliasi.

“TNKB opsen paling banyak. Kemudian dari BPHTB paling banyak. Secara detail nanti setelah rekonsiliasi,” ucapnya.

Baca Juga: Selama Setahun Jumlah Janda di Pati Tembus 2.406 Orang

Febes menambahkan, pihaknya baru bisa mengeluarkan rincian pendapatan dari pajak setelah rekonsiliasi selesai.

“Nanti kalau sudah rekonsiliasi. Tapi yang pasti PAD khusus pajak naik Rp30 miliar. Itu perkiraan data yang masuk. Cuma kita belum rekonsiliasi,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER