BETANEWS.ID, JEPARA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI meninjau lokasi terdampak bencana tanah longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara pada Jumat, (16/1/2026).
Bersama Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Wakil Bupati Jepara, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Jepara, pihaknya menggelar rapat koordinasi di titik longsor yang berada di Pertigaan Tugu Desa Wisata Desa Tempur.
Baca Juga: Pabrik Busa di Nalumsari Jepara Terbakar
Sebelum menggelar rapat pihaknya bersama beberapa pihak terkait juga meninjau langsung titik lokasi terdampak bencana longsor dengan mengendarai motor trail.
Pada saat melakukan peninjauan, Kepala BNBP, Suharyanto menyoroti beberapa titik longsor yang saat ini belum tertangani dan masih menyisakan sisa material longsor di badan jalan.
Untuk itu, ia meminta agar penanganan titik longsor bisa dilakukan dengan skema jangka pendek dan jangka panjang.
“Mulai dari bawah (jalur menuju posko rapat) sampai di titik ini (titik pertama longsor) itu kan banyak sekali longsoran, ini rawan kalau dilewati. Jadi jangka pendeknya ini dibersihkan, kemudian jalan yang putus akan dibantu bronjong sehingga dalam waktu 2-3 minggu, jalan sudah bisa pulih,” katanya.
Adapun di titik pertama longsor yang berada di pertigaan tugu selamat datang, setengah badan jalan sepanjang 50 meter hanyut terbawa aliran Sungai Kali Gelis.
Kemudian untuk jangka panjangnya, ia meminta agar jembatan sementara yang berada di bawah lokasi rumah warga yang rumahnya terdampak longsor segera ditangani agar bisa dilewati kendaraan roda empat. Sebab, saat ini jembatan sementara yang dibangun baru bisa dilewati kendaraan roda dua.
Suharyanto melanjutkan, pemerintah pusat melalui BNPB nantinya juga akan membantu dukungan anggaran untuk pemulihan paska bencana.
Baca Juga: Banjir Mulai Surut, Dapur Umum di Kalinyamatan Jepara Masih Suplai Ribuan Warga Terdampak
Beberapa bantuan yang akan diberikan yaitu rehabilitasi delapan rumah warga terdampak bencana longsor serta kebutuhan untuk perbaikan pemulihan jembatan.
“Anggarannya sesuai pengajuan dari pemerintah daerah, pemerintah pusat lewat BNPB nanti kita akan bantu untuk perbaikannya,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

