BETANEWS.ID, PATI – Rasa empati dan kepedulian sosial ditunjukkan oleh siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Pati. Bertempat di halaman sekolah, ratusan siswa didampingi guru melaksanakan salat gaib berjemaah dan dilanjutkan dengan aksi penggalangan donasi sebagai wujud solidaritas terhadap para korban bencana yang melanda wilayah Sumatra.
Acara yang dilaksanakan pada Rabu (10/12/2025) ini, merupakan respons cepat pihak sekolah terhadap musibah kemanusiaan yang menimpa saudara sebangsa di Sumatra. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian sejak dini, sesuai dengan ajaran Islam dan nilai-nilai kemuhammadiyahan.
Baca Juga: Tanggul di Ketitangwetan Pati Kembali Jebol, Jalur Pantura Sempat Terendam
Salat gaib dilaksanakan dengan khusyuk, ditujukan untuk mendoakan korban jiwa yang meninggal dunia dalam bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Kepala SD Muhammadiyah Pati, Sunarto menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah edukasi spiritual bagi anak-anak.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki hati yang peka. Salat Gaib ini adalah cara kita mengajarkan mereka bahwa batas geografis tidak menghalangi kita untuk mendoakan dan membantu sesama,” ujarnya.
Setelah Salat Gaib, para siswa bersemangat untuk memulai aksi penggalangan donasi. Dengan membawa kotak-kotak infak, mereka menyisihkan uang saku dan sebagian juga membawa sumbangan dari rumah.
Sumbangan yang terkumpul berasal dari seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga staf tata usaha. Total donasi yang terkumpul mencapai Rp 22.012.000.
Rencananya, donasi yang terkumpul ini akan disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran kepada korban yang membutuhkan di Sumatra.
Baca Juga: Bayi Perempuan di Pati Dibuang di Tempat Sampah, Lebih 20 Keluarga Berebut Adopsi
Luthfi Mujtami’ah, Salah satu wali siswa menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah melaksanakan salat gaib dan penggalangan donasi untuk korban bencana di Sumatra.
“Harapan kami dengan pengajaran keagamaan seperti ini, bisa memberikan edukasi kepada anak-anak kami agar bisa menjadi pribadi yang empati dan akhlakul karimah,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

