31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Harga Cabai Setan di Pati Meroket, Tembus Rp 80 Ribu Per Kilogram

BETANEWS.ID, PATI – Harga cabai di Kabupaten Pati melonjak tinggi. Bahkan, dalam dua hari terakhir, harga cabai setan meroket hingga Rp 80.000 per kilogram. Kenaikan ini membuat warga semakin terbebani, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru.

Aida Farika, salah seorang pembeli di Pasar Puri Baru Pati mengaku kaget saat mengetahui harga cabai meroket drastis.

Baca Juga: Aktivitas Tambang Kendeng Tuai Sorotan,Disebut Rusak Habitat Hewan hingga Sumber Mati Air

-Advertisement-

“Cabai sekarang pedasnya bukan main, bukan cuma di lidah tapi di dompet. Biasanya Rp60 ribu, sekarang jadi Rp80 ribu per kilo,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Ia mengatakan, lonjakan harga ini memaksa dirinya mengurangi konsumsi sambal yang biasanya menjadi pelengkap masakan sehari-hari.

“Kalau masak ya tetap masak, tapi sambalnya dikurangi. Biasanya bikin banyak, sekarang cuma sedikit atau kadang nggak bikin sama sekali,” imbuhnya.

Tak hanya cabai, bawang merah juga mengalami kenaikan signifikan. Dari harga normal Rp38.000–Rp43.000 per kilogram, kini dijual hingga Rp 55.000.

“Bawang merah itu biasanya Rp43 ribu, sekarang Rp55 ribu. Dua-duanya naik semua,” katanya.

Sementara itu, Mail, pedagang sayur di Pasar Puri Baru menyebut, bahwa harga naik sejak dua hari terakhir.

“Cabai setan awalnya Rp60 ribu sekarang Rp80 ribu. Bawang merah dari Rp38 ribu jadi Rp55 ribu,” jelasnya.

Menariknya, kenaikan ini bukan karena pasokan terganggu.

“Pasokan lancar, nggak ada kendala. Tapi kalau mau Natal dan Tahun Baru memang pasti naik. Tahun kemarin juga sama,” ucapnya.

Meski harga melambung, pola belanja masyarakat tidak banyak berubah. Pembeli hanya menyesuaikan jumlah.

Baca Juga: Puluhan Warga Sukolilo Geruduk Polda Jateng, Kawal Pemeriksaan Aktivis Kendeng

“Ada yang beli Rp5 ribu, ada Rp3 ribu. Tetap laku, sehari bisa 3 sampai 6 kilo,” ujarnya.

Kenaikan harga bumbu dapur ini menambah panjang daftar komoditas yang membebani masyarakat di akhir tahun. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan agar harga bisa kembali stabil.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER