BETANEWS.ID, PATI — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati menggelar aksi penanaman seribu pohon sebagai implementasi program prioritas Kemenag RI di bidang ekoteologi. Kegiatan berlangsung di Bariklana Farm, lahan milik KPRI Barokah Kemenag Pati di Dukuh Muktisari, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, pada Jumat (12/12/2025).
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku menjelaskan, bahwa ekoteologi merupakan upaya memadukan nilai spiritual dengan kepedulian lingkungan.
Baca Juga: Massa Demo di Sukolilo Soroti Kinerja BPD, Dinilai Kurang Harmonis dengan Pemdes
“Penanaman seribu pohon ini merupakan implementasi dari program prioritas Kementerian Agama yaitu ekoteologi. Jadi, ekoteologi itu merupakan suatu implementasi nilai-nilai dari sinergitas antara spiritual dan juga cinta lingkungan. Ini akan menimbulkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan, kemudian menghijaukan sekitar kita merupakan ibadah,” ujarnya.
Aksi penghijauan ini diikuti berbagai instansi di bawah koordinasi Kemenag Pati, mulai dari KUA seluruh kecamatan, madrasah se-Kabupaten Pati, hingga FKUB dan MUI Kabupaten Pati. Ribuan bibit dibagikan kepada peserta untuk selanjutnya ditanam di lingkungan kerja masing-masing.
“Pihak-pihak yang kami gandeng untuk gerakan penanaman pohon ini meliputi teman-teman Kementerian Agama. Kemudian dari Majelis Ulama Indonesia dan juga ada FKUB kami gandeng karena ini merupakan representasi dari perwakilan semua agama,” lanjut Syaiku.
Bibit yang ditanam pada kegiatan ini terdiri atas Mangga Thailand, Nangka Bangkok, dan Jambu Demak. Penanaman simbolis dilakukan oleh Kepala Kemenag Pati, Ketua FKUB, dan Ketua MUI Kabupaten Pati.
“Ini memang yang kami tanam pada hari ini jenis buah-buahan karena kita ketahui konsumsi buah-buahan itu sangat membantu imun kita, sangat membantu kesehatan kita bersama. Ke depannya ini akan kami wariskan kepada anak cucu kita,” ungkapnya.
Syaiku berharap program penanaman seribu pohon dapat mendorong unit kerja di bawah Kemenag ikut aktif menjalankan misi ekoteologi secara berkelanjutan.
“Saya berharap dengan adanya penanaman pohon yang kita laksanakan simbolis di sini, ini nanti akan diikuti oleh stakeholder Kementerian Agama, bahkan di lingkungan kita,” paparnya.
Bibit tidak hanya ditanam di lokasi acara, tetapi juga didistribusikan ke berbagai instansi guna memperluas dampak program. Kepala MTsN 2 Pati, Zaenal Arifin menyambut baik dukungan tersebut.
Baca Juga: Warga Sukolilo Demo Kades, Pertanyakan Dugaan Mark-Up Proyek Desa
“Untuk ini baru program tahun ini ekoteologi, karena ini program prioritas Kemenag. Saya berterima kasih bisa mendapat bantuan ini, sehingga harapannya lingkungan madrasah kami semakin subur dan semakin rindang,” ucapnya.
Ia menyebut telah menerima tiga bibit yang akan langsung ditanam di madrasah. Penanaman ini diharapkan mampu menambah kesejukan lingkungan belajar dan mendukung kenyamanan proses pembelajaran.
Editor: Haikal Rosyada

