31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Belasan Gudang Garam di Pati Terendam Banjir, Kerugian Tembus Miliaran Rupiah

BETANEWS.ID, PATI – Banjir menerjang Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati. Peristiwa ini tidak hanya merendam permukiman warga dan jalur pantura, tetapi juga merendam belasan pabrik serta gudang garam. Akibatnya, petani garam mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.

Gudang garam yang berada di tepi Jalur Pantura Pati-Rembang itu terendam banjir sejak Rabu (10/12/2025) malam dengan ketinggian air mencapai satu meter. Akibatnya, hampir semua garam hanyut terbawa banjir.

Baca Juga: Kalah di Dua Laga Awal, Persipa Siap Bangkit Hadapi Nusantara Lampung FC Sore Nanti

-Advertisement-

Saat ini, para petani hanya bisa pasrah karena gudang penuh dengan lumpur sisa banjir yang kini sudah surut. Mereka lantas membersihkan sisa-sisa banjir itu dan berharap banjir tak datang lagi.

Sekretaris Desa Ketitangwetan, Ismail mengatakan, banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Widodaren itu mengakibatkan belasan gudang terendam, termasuk miliknya. Saat ini, sebagian besar garam di gudangnya lenyap.

“Untuk kondisi terkini banyak garam yang hanyut terbawa banjir sejak tadi malam. Kondisi banjirnya cukup parah. Tadi malam sampai seperut orang dewasa dan di belakang sampai pundak,” beber dia, Kamis (11/12/2025).

Meski belum menghitung secara pasti, tapi Ismail memperkirakan kerugian yang dialami para petani mencapai miliaran rupiah. Bahkan, dari gudang miliknya saja, kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.

“Kerugian dihitung dari harga garam sekarang, mungkin miliaran (rupiah) lah. Kita belum bisa menghitung secara pasti. Satu gudang sendiri kerugiannya Rp300 sampai Rp400 juta,” ungkap Ismail.

Baca Juga: Hotel D’Ayana Puncel Disegel, Operasional Permanen Dihentikan

Dengan kondisi ini, Ismail berharap Pemerintah segera menangani tanggul yang jebol. Mengingat, saat ini sudah musim hujan dan intensitasnya juga tinggi.

“Harapan kami penanganan segera dilakukan terutama untuk mangantisipasi karena curah hujan yang tinggi. Apalagi kita ada di posisi hilir sungai, air dari atas mengalir ke sini semua,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER