31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Pentolan MPB Merasa Dikriminalisasi, Sampaikan Pesan Perjuangan untuk Warga Pati

BETANEWS.ID, PATI — Dua tokoh Masyarakat Pati Bersatu (MPB), Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto, mengaku merasa dikriminalisasi setelah aksi demonstrasi pengawalan paripurna pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.

Keduanya kini tengah ditahan di Polda Jawa Tengah. Melalui surat yang disampaikan kepada kuasa hukum mereka, keduanya menitipkan pesan kepada masyarakat Kabupaten Pati serta rakyat Indonesia untuk terus melanjutkan perjuangan.

Baca Juga: Pendaki 15 Tahun Asal Pati yang Dilaporkan Hilang di Puncak 29 Ditemukan Selamat

-Advertisement-

Kuasa Hukum MPB, Nimerodin Gulo membenarkan, bahwa surat tersebut berasal dari Botok dan Teguh. Surat itu diterima pihaknya saat mendampingi keduanya di Polda Jateng pada Minggu (2/11/2025).

”Surat Mas Botok diserahkan ke kita. kita menyerahkan ke istri. Aliansi tetap berjalan tetap memperjuangkan dan solidaritas Mas Botok,” ujar Gulo, Senin (3/11/2025).

Dalam surat itu, Botok dan Teguh menyatakan merasa telah dikriminalisasi atas peristiwa yang terjadi seusai aksi di Alun-alun Pati. Mereka juga memberikan empat imbauan kepada anggota MPB serta masyarakat Pati.

”Pertama, untuk jangan patah semangat dalam berjuang. Kedua, tetap perkuat persaudaraan, persatuan dan tetap solid untuk sama-sama berjuang,” tulis Botok dan Teguh.

Selanjutnya, mereka berpesan agar anggota MPB tetap menjaga sikap dan tidak melakukan perlawanan fisik terhadap aparat kepolisian.

”Empat, jangan melakukan tindakan-tindakan yang tanpa koordinasi. Demikian himbauan ini sampai kepada teman-teman AMPB, warga Pati dan seluruh rakyat Indonesia. Perjuangan tidak akan pernah mati. Tapi dia terus hidup sampai kapan pun,” katanya.

Baca Juga: Lolos dari Pemakzulan, Bupati Pati Sudewo Ajak Semua Pihak Kembali Bersatu

Diketahui, Botok dan Teguh ditahan setelah aksi pengawalan paripurna di DPRD Kabupaten Pati yang membahas pemakzulan Bupati Sudewo. Keduanya dinilai melanggar hukum karena melakukan pemblokiran jalan saat unjuk rasa berlangsung.

Aksi tersebut bermula di Alun-alun Pati. Massa MPB dikabarkan kecewa atas sikap DPRD Kabupaten Pati yang tidak menyetujui pemakzulan Bupati Sudewo, sehingga suasana aksi sempat memanas.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER