Jalan Seokarno-Hatta di Ngabul Jepara Bakal Diubah Jadi Pusat Mebel

BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara berencana untuk mengajukan Jalan Seokarno-Hatta, yang berada di Kecamatan Tahunan sebagai salah satu kawasan strategis daerah. 

Nantinya, kawasan dengan panjang kurang lebih lima kilometer tersebut akan ditata dan dibangun ulang sebagai pusat atau sentra industri mebel. 

Baca Juga: Delapan Jabatan Kosong di Jepara Segera Terisi, Pemkab Kantongi Tiga Nama Besar 

-Advertisement-

Bupati Jepara, Witiarso Utomo berharap melalui penataan tersebut, bisa mengangkat kembali kejayaan ukir Jepara. 

“Jalan Seokarno-Hatta ini nanti akan kita ajukan kepada pemerintah pusat sebagai kawasan strategis daerah. Konsepnya seperti apa, ini sedang kita susun,” katanya usai kegiatan Bupati Ngantor di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara pada Selasa, (25/11/2025). 

Dalam perumusan konsep tersebut, Wiwit mengatakan masyarakat akan turut dilibatkan. Agar nantinya penataan kawasan itu bisa sesuai dengan yang dibutuhkan oleh masyarakat.  

“Konsepnya akan kita sesuaikan sesuai keinginan kearifan lokal masyarakat, sehingga kita tidak salah dalam membangun,” tambahnya. 

Selain masyarakat, Wiwit melanjutkan pihak yang juga turut dilibatkan untuk menata kawasan tersebut yaitu dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang sebagai konsultan. 

Pihak Undip serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara sebelumnya sudah menyusun grand design. Dari grand design tersebut, Wiwit menyebutkan alokasi anggaran yang dibutuhkan yaitu sekitar Rp140 miliar.  

“Anggaran nanti kita akan ajukan bantuan ke pemerintah pusat, sekitar Rp140 miliar. Itu untuk membangun di sepanjang Jalan Seokarno-Hatta,” sebut Wiwit. 

Sebagai permulaan, di tahun 2026 mendatang, Wiwit mengatakan ia sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp1 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jepara. 

Baca Juga: Punya Cagar Budaya, Kawasan Pecinan di Welahan Jepara Bakal Kembali Dihidupkan 

Anggaran itu nantinya akan digunakan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, mengurus perijinan kepada pemerintah pusat, serta pembangunan fisik dasar. Seperti pengadaan lampu dan pembangunan trotoar. 

“Selain Jalan Seokarno-Hatta, kita juga berencana mengembangkan pusat mebel di Sentra Patung Mulyoharjo. Anggaran tahun depan sudah kita siapkan Rp750 juta dari APBD,” ujar Wiwit. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER