31 C
Kudus
Jumat, Januari 23, 2026

Serahkan 27 Bantuan Kaki Palsu dari CSR Bank Jateng, Pemkab Kudus Janjikan Kursi Roda dan Krek

BETANEWS.ID, KUDUS – Bantuan kaki palsu dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng diberikan langsung oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, Senin (13/10/2025). Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Kudus.

Setidaknya ada 27 penerima bantuan kaki palsu untuk mensuport keberlangsungan hidup mereka. Tak hanya menyerahkan, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris juga memberikan uang kepada masing-masing penerima.

Baca Juga: Siswa SMA Masehi Kudus Ubah Sampah Jadi Rupiah

-Advertisement-

Salah satu penerima bantuan adalah Sutarno (61). Warga Desa Soco, Kecamatan Dawe itu mengaku, senang bisa menerima bantuan tersebut.

“Bersyukur sekali dan senang bisa menerima bantuan ini. Karena memang sudah tidak bisa bekerja lagi. Ke sini tadi dijemput oleh Lazisnu,” ungkapnya di sela kegiatan penyerahan, Senin (13/10/2025).

Bupati Sam’ani berharap, agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pihaknya pun memberikan semangat melalui candaan penuh arti yang dilontarkannya kepada para penerima bantuan.

“Semoga bisa dimanfaatkan dengan baik. Tadi saya sampaikan walaupun kakinya palsu tapi hatinya asli,” katanya sambil tersenyum.

Dia menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Bank Jateng, melalui CSR tersebut bantuan itu setidaknya bisa meringankan beban warga yang memang membutuhkan. Tak hanya bantuan kaki palsu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus juga akan menyalurkan bantuan kursi roda dan krek ke depannya.

“Kedepannya, ada bantuan kursi roda dan krek. Kalau dinas tidak ada, biasanya dikoordinasikan dengan pihak swasta. Seperti sekarang ini dari Bank Jateng yang memperhatikan dan mambantu kami dan telah meringankan beban para disabilitas,” sebutnya.

Sam’ani menambahkan, bahwa Dinsos juga ada pelayanan khusus. Misalnya ada warga yang tidak mampu belum tercover oleh BPJS Kesehatan bisa langsung mendaftar ke pelayanan Dinsos.

“Cukup membawa keterangan tidak mampu dari desa, agar kita biayai melalui PBI APBD Kabupaten Kudus,” terangnya.

Kepala Dinsos P3AP2KB, Putut Winarno menyebut, secara hitungan masih ada banyak warga yang masih belum mendapat bantuan kaki palsu. Menurutnya, kemarin ada sebanyak 30 orang yang mengajukan untuk dapat bantuan kaki palsu.

“Makanya kami berharap di tahun berikutnya kita akan selalu koordinasi dengan Bank Jateng agar masyarakat yang membutuhkan kaki palsu bisa dibantu. Sebenarnya tidak hanya kaki palsu, tapi juga nantinya ada penyerahan kursi roda ada kursi roda ada sekitar 50 unit dan krek 20 unit di dana APBD Perubahan,” terangnya.

Baca Juga: Ratusan Santri Al Qaumaniyyah Gelar Doa Bersama untuk Para Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Ia menegaskan, akan terbuka lebar menerima pengajuan bantuan seperti kaki palsu, kursi roda, dan krek bagi masyarakat yang membutuhkan. Apabila barang tersebut tidak tersedia, nanti bisa diberikan melalui bantuan yang dimintakan kepada pihak lain.

“Jadi kita data dulu berikutnya nanti kami mintakan bantuan ke perusahaan,” tuturnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER