BETANEWS.ID, KUDUS – Tim Persiku Kudus melakukan laga uji caba melawan FC Bekasi City, Rabu (20/8/2025). Laga yang digelar di Stadion Wergu Wetan Kudus tersebut, tim berjuluk Macan Muria takluk 0-1 dari sang tamu.
Gol semata wayang FC Bekasi City dicetak penyerang mereka Madon pada babak kedua menit ke-55. Kekalahan dalam laga uji coba ini tentu jadi evaluasi penting Persiku sebelum menjalani kompetisi resminya Pegadaian Championship 2025-2026 yang mulai bergulir 12 September 2025.
Baca Juga: Target 3 Besar, Ini Skuad Lengkap Persiku di Championship Pegadaian 2025-2026
Pada laga tersebut, skuad asuhan Alfiat terlihat masih kesusahan membongkar pertahaan lawan. Sementara di lini belakang masih butuh perbaikan dan kekompakan antar bek. Di lini tengah, dibutuhkan gelandang serang yang kreatif untuk membongkar pertahanan lawan.
Para pemain Persiku masih sering salah passing dan sering kehilangan bola. Mereka juga terlihat kurang mampu menahan emosi, sehingga beberapa kali terjadi pelanggaran dan gesekan. Terutama ketika dalam keadaan tertinggal.
“Uji coba ini penting. Kita jadi tahu progres perkembangan tim Persiku. Kita ini sudah latihan selama dua bulan,” ujar pelatih Persiku Alfiat usai laga.
Dia menuturkan, pada babak pertama para pemain Persiku sudah bermain cukup bagus. Tetapi di babak kedua timnya kebobolan dan akhrnya kalah 0-1.
“Di babak kedua kita (Persiku) kecolongan, karena kiper salah posisi. Harusnya ketika posisi sepak pojok begitu, kiper ngambil bola. Tetapi tadi kiper diam saja, dan pemain lainnya fokus pada bola, tidak ke pemain lawan. Itu yang harus kita benahi,” bebernya.
Dia mengungkapkan, dengan adanya uji coba ini pihaknya bisa mengetahui kelebihan dan kekuarangan tim Persiku saat ini. Menurutnya, pemain belakang masih banyak melakukan kesalahan.
“Para pemain juga masih melakukan kesalahan mendasar, yakni salah pasing. Salah pasing, salah kontrol pada pemain profesional itu tidak boleh terjadi,” tandasnya.
Di laga uji coba tadi, kata Alfiat, semua pemain diturunkan, kecuali penyerang Igor yang cedera. Menurutnya, hal tersebut yang menjadikan lini serang Persiku tumpul.
“Semoga saja ketika kompetisi Pegadaian Championship resmi bergulir, Igor sudah fit dan mampu memberikan pundi-pundi golnya untuk Persiku. Karena tujuan bermain bola itu cetak gol. Percuma pertahanan bagus, kalau gak bisa mencetak gol. Kemenangan itu ditentukan oleh gol,” tandasnya.
Pada babak kedua Alfiat lebih memilih memainkan para pemain lokal. Pengatur serangan asal Argentina yakni Ezeqiuel Ruiz ditarik keluar.
“Ruiz bermain cukup bagus. Tetapi sore ini kurang fit. Selain itu saya memang sengaja menurunkan pemain lokal, agar ketika sewaktu-waktu pemain asing cidera, para pemain lokal mampu diandalkan,” sebutnya.
Dia mengatakan, tak mempersoalkan hasil uji coba yang kalah. Menurutnya, ini justru jadi motivasi para skuad Persiku untuk melakukan evaluasi agar lebih baik lagi.
Baca Juga: Lampu Stadion Padam Saat Digunakan Latihan Malam Persiku, Begini Penjelasan Disdikpora Kudus
“Mudah-mudahan ketika kompetisi Pegadaian Championship resmi bergulir, para pemain tampil bagus dan tidak seperti sore ini. Saya berharap akan masih ada laga uji coba lagi untuk Persiku,” harapnya.
Sebagai informasi, Pegadaian Championship 2025-2026 rencananya akan bergulir pada 12 September 2025. Tim Persiku tergabung di grup timur yang dianggap grup neraka. Meski begitu tim asuhan Alfiat menargetkan posisi tiga besar di akhir musim.
Editor: Haikal Rosyada

