BETANEWS.ID, KUDUS – Perbaikan ruas jalan Kudus-Purwodadi terus dikerjakan secara bertahap. Saat ini kurang lebih 600 meter atau hampir 100 segmen jalan telah dibongkar.
Pelaksana CV Guna Karya Putra, Johan Wahyudi menyampaikan, hingga saat ini pembongkaran jalan telah mencapai hampir 100 segmen dari total 403 segmen yang menjadi target perbaikan. Di mana per segmen, terdapat 6 meter.
Baca Juga: Cegah Pelanggaran, Apindo Kudus Bahas Strategi Adaptasi Regulasi Ketenagakerjaan
Saat ini beberapa titik kerusakan jalan mulai dari Desa Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Ngemplak, Undaan Lor, dan Undaan Kidul telah dibongkar.
“Pekerjaan tetap berlanjut, tidak pernah berhenti. Memang ada keterlambatan proses pekerjaan karena keadaan cuaca. Setiap hujan, terjadi genangan air sehingga tahap yang seharusnya bisa kami kerjakan terhambat,” jelasnya saat ditemui di lokasi, Kamis (14/8/2025).
Ia mengatakan, pekerjaan dilakukan secara running di berbagai titik. Salah satu lokasi yang dipercepat pengerjaannya adalah kawasan Tanjungkarang. Hal ini dilakukan karena lalu lintas di wilayah tersebut tergolong padat.
“Rencana hari ini ada pengecoran di Tanjungkarang. Sebagian fokus di situ, sedangkan titik lain mengikuti progres yang sudah direncanakan,” ujarnya.
Dari sekitar 100 segmen yang sudah dibongkar, titik terpanjang perbaikan berada di Desa Undaan Lor, mencapai sekitar 212 meter. Menurutnya, pekerjaan tersebut masih dalam proses. Nantinya perbaikan jalan itu bakal dilakukan hingga Desa Lambangan.
Baca Juga: Demo Besar di Pati, Polres Kudus Dirikan Posko Penyekatan Perbatasan
“Harapannya pekerjaan bisa berjalan lancar. Secara teknis tidak ada kendala berarti, hanya faktor cuaca yang membuat prosesnya sedikit terhambat,” imbuhnya.
Sebagai informasi, pekerjaan jalan ditarget rampung selama 180 hari, terhitung mulai 20 Juni hingga 16 Desember 2025. Sedangkan untuk anggaran pembangunan rehabilitasi jalan tersebut sekitar Rp7,7 miliar bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025.
Editor: Haikal Rosyada

