31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Ratusan Rumah Tidak Layak Huni di Pati Tahun Ini Dapat Jatah Perbaikan

BETANEWS.ID, PATI – Tahun ini, lebih dari 500 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Pati bakal mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Program bantuan sosial ini dilaksanakan sepanjang 2025 dan difokuskan pada rumah-rumah yang masuk dalam pendataan resmi melalui sistem digital yakni Simperum.

Baca Juga: Meski Ada Penolakan, Regrouping SDN Tayu Kulon 01 Tetap Jalan

-Advertisement-

Kepala Bidang Perumahan pada Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Pati, Ahmad Qosim, menjelaskan pentingnya peran desa dalam memastikan warganya mendapat akses bantuan.

“Simperum aplikasi yang dikembangkan oleh pemerintah provinsi untuk mendata dan nanti ada beberapa persyaratan rumah-rumah yang tidak layak biar mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah provinsi,” ujarnya.

Menurut Qosim, tahun ini Kabupaten Pati memperoleh alokasi bantuan untuk lebih dari 500 unit RTLH. Setiap rumah akan menerima dana sebesar Rp24 juta untuk proses perbaikan.

“Rp24 juta itu untuk 1 rumah. Kabupaten Pati dapat kuota sekitar 500an. Bahkan bisa lebih,” ungkapnya.

Proses pelaksanaan program dilakukan dalam beberapa tahap. Hingga pertengahan tahun ini, sekitar 250 unit rumah sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) pencairan bantuan.

“Di tahun ini yang sudah terpenuhi 250 yang sudah di SK-an, dan nanti tahap kedua ada,” sebutnya.

Namun, Qosim tak menutup mata terhadap tantangan yang masih membayangi. Masalah RTLH di Pati belum sepenuhnya teratasi. Ia mencatat, masih ada puluhan ribu rumah warga yang belum layak huni.

Baca Juga: Muncul Aksi Penolakan Regrouping, Plt Disdikbud Pati Sempat Bilang Semua Sudah Menerima

“Pemerintah selalu untuk meningkatkan kualitas rumah. Karena rumah yang tidak layak huni di Kabupaten Pati masih sekitar 59 ribu. Masih banyak PRnya,” ucapnya.

Dengan upaya bertahap dan dukungan digitalisasi lewat aplikasi Simperum, pihaknya berharap jumlah RTLH di Bumi Mina Tani terus menurun dan masyarakat dapat menikmati hunian yang lebih layak dan sehat.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER