Menang 1-0 Atas Tangerang, All Stars Bandung Juara HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025

“Banyak sekali pemain yang punya potensi di sini. Tapi ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, terutama para pemain harus mau terus latihan dan berkembang. Pentingnya mereka untuk punya tempat latihan dan pelatih ini untuk bisa mengarahkan mereka agar punya kemampuan dan potensi bertarung melawan negara-negara lain ke depannya,” ucap Coach Mochi, sapaan akrabnya.

Coach Mochi melanjutkan, dari sekian banyak pemain yang punya performa menonjol di HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars, ada satu yang cukup menarik perhatiannya. Adalah Top scorer Fadilla dari All Stars Sumut yang sukses mengemas 10 gol sepanjang kejuaraan bergulir.

“Bukan maksud memilih satu pemain aja, karena semua pemain bagus. Tapi memang yang menonjol itu nomor 11 dia (Fadilla) jadi top scorer. Gaya bermainnya dan insting mencetak golnya luar biasa. Jadi menantikan untuk ke depannya akan menjadi pemain seperti apa,” terang Coach Mochi.

-Advertisement-

Pertarungan Final Berlangsung Alot

Partai pamungkas HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars yang mempertemukan All Stars Bandung kontra All Stars Tangerang berlangsung sengit dan ambisius. Sejak wasit Mellenia Dinda Saputri meniup peluit kick-off babak pertama, All Stars Bandung yang dikomandoi Alya Fahira langsung membangun serangan intens. Pressing dengan bola-bola pendek dari tengah lalu diumpan ke winger kanan atau kiri All Stars Bandung menjadi pola permainan untuk mencoba membuka peluang gol.

Baca juga: All Stars Bandung Kontra Tangerang di Laga Final HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars

Tak tinggal diam, All Stars Tangerang memberikan counter attack yang masih dipatahkan oleh bek All Stars Bandung sehingga Febri Arum yang biasa menjadi goal getter tak mampu mencapai kotak penalti. Pertarungan di tengah lapangan kerap terjadi yang menghasilkan bola-bola mati. Sejumlah peluang emas yang tercipta kedua tim juga belum mampu dieksekusi sempurna.

Di paruh babak pertama, All Stars Bandung masih gigih mempertahankan dominasi permainan. Percobaan untuk direct shooting depan gawang oleh striker Dian Aprilia Pary juga masih gagal bersarang. All Stars Tangerang tak menyerah untuk terus ngotot memberi tekanan balasan. Bahkan kiper All Stars Bandung, Elbian Defika Aryasatya harus melakukan save bertubi-tubi dari tembakan bola keras yang diceploskan lini serang All Stars Tangerang usai mampu menerobos kotak penalti. Hingga tambahan waktu 1 menit di babak pertama selesai, tidak ada gol tercipta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER