BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah wisatawan dari berbagai daerah berbondong-bondong datang ke tempat wisata Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, salah satunya di tempat wisata Joglo Dopang. Di musim liburan seperti ini, tempat tersebut selalu menjadi jujugan para wisatawan.
Menawarkan pemandangan alam yang asri dari pegunungan Muria, semua kalangan tampak asyik menikmati keindahan. Apalagi, adanya kolam renang dengan air yang tidak menggunakan kaporit, menjadikan tempat tersebut selalu ramai dikunjungi.
Baca Juga: Viral di Medsos, Kali Cinta Dukuhwaringin Kudus Diserbu Pengunjung
Owner Joglo Dopang, Heni Widyastuti menyampaikan, tempat wisata yang buka sejak 2020 lalu, kini masih menjadi jujugan para wisatawan. Tak hanya dari Kudus, pengunjung juga ada yang dari daerah lain seperti, Demak, Pati, dan Jepara.
“Untuk hari libur seperti memang ada peningkatan. Kalau hari-hari biasa pengunjung ada 150-200 orang, tanggal merah atau hari libur bisa 400-500 pengunjung. Bahkan paling banyak di tempat kami pernah sampai 700-800 orang dalam sehari,” bebernya saat ditemui, Sabtu (28/6/2025).
Untuk tiket masuk, katanya, dibandrol dengan harga Rp10 ribu di hari biasa, sedangkan hari libur Rp15 ribu per orang sudah termasuk parkir. Menurutnya, pengunjung bisa tak hanya bisa menikmati kolam renang, namun juga tersedia resto.
“Kemudian di sini juga ada tempat penginapan yang biasanya dipesan dari orang luar kota. Mereka biasanya memang sengaja ke sini untuk sekedar menikmati pemandangan. Apalagi, tempatnya terlihat jelas Puncak 29 dan puncak Natas Angin,” tuturnya.
Ia menyampaikan, tempat yang biasa menjadi jujugan pengunjung itu, dikunjungi semua kalangan baik muda mudi hingga keluarga. Ia mengatakan, tempat wisata itu berkapasitas sekitar 750 orang dengan luasan lahan 800 meter persegi.
“Kalau untuk jumlah lahan keseluruhan kepemilikan total ada 2.000 meter persegi, tapi baru kita gunakan sekitar 40 persennya. Rencananya kita akan buat untuk villa, karena dari awal kita mau buat vila,” jelasnya.
Salah atau pengunjung asal Demak, Dian Sarlita (35) mengaku, sangat terkesan dengan tempat tersebut. Dua kali ini, ia berkunjung ke sana karena menurutnya tempat tersebut candu baginya.
“Ini dua kalinya, terkahir dua tahun yang lalu, soalnya jalannya juga lumayan berliku-liku takutnya karena jarang ke daerah pegunungan, agak takut musim penghujan ke sini,” ujarnya.
Baca Juga: Jadi Spot Jujugan, Jalur Pendakian Argopiloso akan Dikelola Resmi pada 2027
Ia menuturkan, dia bersama keluarga memang sengaja ke sana, karena kebetulan musim liburan. Apalagi, menurutnya tempat tersebut enak untuk dibuat liburan.
“Sengaja karena tempatnya dengan pemandangan yang bagus. Selain itu juga kolam renangnya tidak ada kaporitnya,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

