BETANEWS.ID, KUDUS – Hari Raya Iduladha membawa keberkahan tak hanya bagi peternak atau penjual hewan kurban, tapi juga bagi penyedia jasa ojek kambing. Di Kabupaten Kudus, jasa ojek kambing ini menjadi solusi bagi masyarakat untuk mengantarkan hewan kurban ke tempat tujuan.
Dengan memodifikasi sepeda motor standar menjadi kendaraan muatan khusus hewan, yang diberi gerobak tambahan, jasa ini bisa bolak-balik antarkan kambing ke pelanggan yang menggunakannya. Bahkan, di momen jelang kurban ini, penyedia jasa ojek kambing ini ketiban rezeki.
Baca Juga: Ormas Geram Jadi Satu-satunya Penerima Dana Hibah Ormas Pemkab Kudus Tahun 2025
Seperti yang dialami oleh salah satu penyedia jasa ojek kambing, Dirin. Warga Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus itu mengaku bisa mendapatkan cuan dari pekerjaannya tersebut.
“Kalau biasanya di hari biasa dapat Rp100 ribu, sekarang (jelang kurban) bisa mendapat Rp250-300 ribu dalam sehari. Karena saat ini untuk jasa ojek juga mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa,” bebernya saat ditemui di Pasar Pon, Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Selasa (3/6/2025).
Ia menyebut, ramainya penggunaan jasa ojek kambing terjadi sejak sepekan terakhir. Menurutnya, dalam sehari, dia bisa mengangkut atau mengantarkan kambing ke tempat tujuan dua sampai empat kali.
“Untuk jasa ojek kambing hari biasanya Rp 25 ribu, sekarang Rp40-50 ribu, jadi ada kenaikan. Soalnya harga kambing ada kenaikan jadi ojek juga mengikuti lah. Jadi rezekinya dibagi-bagi,” ungkapnya.
Dalam pelayanannya untuk mengantarkan kambing ke konsumen, dia memodifikasi sepeda motornya dengan ditambah gerobak sebagai muatan kambing di bagian belakang. Dirin mengaku, dalam sekali angkut ojek gerobaknya bisa muat lima hingga enam ekor kambing.
“Kalau ukuran kambing dengan harga Rp3 juta bisa muat sampai enam ekor. Tapi kalau kambing harganya di atas Rp3 juta, muat lima ekor. Seperti ini tadi karena sekali ngangkut ada lima ekor kambing, jasanya Rp200 ribu,” jelasnya.
Jasa ojek kambing di tahun ini, disebut ada peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu. Menurutnya, setiap tahun jelang kurban selalu ada kenaikan permintaan ojek kambing di sana.
Sementara itu, salah satu pelanggan bernama Leles menambahkan, adanya jasa ojek kambing sangat membantu dalam pembelian kambing di pasar. Pasalnya, pembeli kambing tak perlu repot untuk membawa sendiri karena sudah ada jasa ojek yang bisa mengantar sampai tujuan.
“Sangat membantu, biar sama dapatnya, bakul dapat yang ojek juga dapat. Jadi memudahkan kami, selaku pembeli,” katanya.
Baca Juga: Permintaan Kambing untuk Kurban di Kudus Meningkat, Sapi dan Kerbau Justru Turun
Ia menuturkan, harga jasa ojek kambing jelang kurban memang mengalami peningkatan harga. Meski begitu dia tak mempermasalahkannya karena sudah terbiasa menggunakan jasa tersebut.
“Satu ekor, ongkos ojek kambing ini Rp40 ribu. Iya, selalu pakai jasa angkut kambing, tadi beli lima ekor di Pasar Pon (Desa Besito),” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

