31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

SPMB 2025/2026 di Kudus Digelar Juli 2025

BETANEWS.ID, KUDUS – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini tak hanya menjadi ajang apresiasi bagi insan pendidikan, namun juga dimanfaatkan sebagai langkah awal penataan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 di Kabupaten Kudus. 

Bertempat di SMP 1 Jati, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dan Forkopimda, menandatangani fakta integritas SPMB tahun ajaran baru nantinya.

Kepala Disdikpora Kabupaten Kudus, Harjuna Widodo, menegaskan pentingnya komitmen terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam proses penerimaan peserta didik baru. 

-Advertisement-

“Tadi sudah kita ucapkan bersama sebagai bentuk komitmen agar pelaksanaan SPMB tahun ajaran baru bisa berjalan lancar,” jelasnya, Jumat (2/5/2025).

Menurutnya, sistem penerimaan untuk tahun ajaran 2025/2026 masih menggunakan skema yang hampir mirip dengan sebelumnya, namun dengan beberapa penyesuaian teknis. 

“Kalau tahun kemarin pakai zonasi, sekarang pakai domisili. Kuotanya kurang lebih sama, tapi petunjuk teknis (juknis) masih kami godok, setelah selesai kita konsultasikan ke BPMP (Balai Penjaminan Mutu Pendidikan) Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya.

Ia menuturkan bahwa proses SPMB dijadwalkan dimulai pada bulan Juli 2025. Sementara dimulainya tahun ajaran baru juga di bulan yang sama.

“Beberapa revisi masih kami lakukan sebelum juknis final dan bisa diterapkan secara serentak,” katanya.

Terkait kriteria seleksi, Harjuna menyebutkan bahwa jalur domisili tetap menjadi yang utama, disusul jalur perpindahan orang tua, prestasi, dan afirmasi. Namun, ia belum merinci besaran kuota masing-masing jalur karena masih dalam tahap penyusunan.

Sementara itu, untuk jenjang SMP, ujian sekolah bagi siswa kelas 9 telah selesai dilaksanakan. Fokus saat ini beralih ke kegiatan akademik bagi siswa kelas 7 dan 8. Terkait ujian nasional, Harjuna mengatakan masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat untuk diterapkan di tahun mendatang.

“Kami berharap masyarakat bisa mendukung sistem ini agar berjalan dengan tertib, dan siswa mendapatkan hak pendidikan secara adil,” tuturnya

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER