BETANEWS.ID, KUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin bersama Laskar Lereng Muria melaksanakan kegiatan tanam pohon di pegunungan Patiayam Kudus, Jum’at (18/4/2025). Penanaman pohon tersebut sebagai upaya penghijauan dan mencegah terjadinya bencana.
Lokasi penanaman berada di seberang wisata speedboat Bendungan Logung. Untuk menjangkau lokasi penanaman, rombongan wagub Jateng harus naik speedboat.
Baca Juga: Cerita Zubaidah Mulai Tabung Emas 2015, Untung Berkali Lipat Hingga Dibuat Beli RumahÂ
Taj Yasin sangat mengapresiasi kegiatan penanaman pohon yang diinisiasi oleh Laskar Lereng Muria dan dibantu oleh PT Sukun Wartono Indonesia.
“Total yang ditanam ada seribu pohon. Saya berharap pohon yang ditanam ini bisa dijaga hingga tumbuh dan besar,” ujarnya di Pegunungan Patiayam, jum’at (18/4/2025).
Taj Yasin juga mengimbau kepada dinas terkait dan Laskar Lereng Muria agar turut mengedukasi para petani setempat. Memanfaatkan lahan-lahan bantaran Waduk Logung agar ditanami pohon.
“Para petani setempat harus diedukasi dan dilibatkan dalam program penghijauan dan penanaman pohon di Gunung Patiayam. Supaya mereka juga ikut menjaganya. Jangan sampai, pohon ditanam hari ini besuknya sudah hilang karena dicabut,” sebutnya.
Sementara ketua Laskar Lereng Muria, Agus Riawan mengatakan, total bibit yang ditanam ada seribu pohon. Menurutnya, pepohonan yang ditanam ini merupakan pohon yang berbuah.
“Di antaranya adalah pohon mangga, nangka, durian, alpukat, petai dan lain sebagainya,” ujar Agus saat sambutan.
Tujuan dari penanaman seribu pohon tersebut sebagai upaya penghijauan kembali Gunung Patiayam. Selain itu, juga sebagai ikhtiar untuk mencegah terjadi bencana.
“Di antaranya adalah banjir dan longsor. Penanaman ini juga sebagai upaya pencegahan bencana tersebut,” bebernya.
Baca Juga: KPU Kudus Raih Penghargaan Pelayanan Informasi Publik Terinformatif
Agus menuturkan, Laskar Lereng Muria dibentuk pada tahun 2021. Selain di Gunung Patiayam, beberapa hari yang lalu pihaknya juga melakukan penanaman pohon di Gunung Kendeng.
“Kegiatan kami tidak hanya menanam pohon saja. Tetapi juga bersih-bersih sampah di sungai. Setelah helatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) lalu, kami juga melakukan bersih-bersih paku yang tertancap dipohon,” ungkapnya.
Editor: Haikal Rosyada

