BETANEWS.ID, KUDUS – Di seberang jalan Kantor Kecamatan Kaliwungu, tepatnya di Jalan Raya Kudus – Jepara, Kedungdowo, Kudus, tampak sebuah gerobak bertuliskan Sop Buah Pandawara. Seorang pria berkaos hitam terlihat sibuk melayani pelanggan yang datang silih berganti. Dialah Ahmad Dinayal (23), pria asal Cirebon yang kini sukses merintis usaha sop buah di perantauan.
Ahmad begitu ia akrab disapa, memang telah akrab dengan dunia perdagangan sejak kecil. Ia terbiasa membantu orang tuanya berjualan sop buah di Cirebon. Setelah lulus SMK, ia mendapat tawaran dari saudaranya untuk merantau ke Kudus dan berjualan sop buah. Tawaran itu pun ia terima.
“Sudah hampir tiga tahun saya ikut saudara berjualan sop buah. Awalnya karena dulu sering bantu orang tua, lalu diajak ke Kudus, saya tertarik mencoba sendiri. Alhamdulillah, sampai sekarang usaha ini terus berjalan,” ceritanya.
Baca juga: YouTube Jadi Penyelamat Siti, Kini Sukses Jualan Es Doger dan Sticky Milky
Sop Buah Pandawara menawarkan berbagai varian buah segar, seperti buah naga, alpukat, pir, dan melon. Tak hanya itu, sop buah ini juga menggunakan gula asli, susu kental manis, dan sirup berkualitas tinggi yang membuat rasanya semakin nikmat.
“Isian sop buah kami gak pelit dan kuahnya kental. Semua bahan berkualitas, jadi pelanggan puas,” ujar Ahmad saat ditemui beberapa waktu lalu.
Setiap hari, kedai ini buka dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Dalam sehari, Ahmad bisa menghabiskan sekitar 5 kilogram alpukat dan 4 kilogram buah naga untuk memenuhi permintaan pelanggan.
Baca juga: Belasan Tahun Sukses Jualan Es Dawet, Nisyam Buka Rahasia Agar Dagangan Laris
Ia menjelaskan, meski dijual dengan harga Rp8.000 per porsi, sop buah buatannya tetap kaya isian dan berkualitas. Tak heran jika Ahmad mampu meraup omzet hingga Rp800 ribu hingga Rp1 juta per hari.
“Harapannya, semoga Sop Buah Pandawara semakin sukses dan makin banyak pelanggan,” tambahnya.
Penulis: Fiska Aditia, Mahasiswa Magang PBSI UMK
Editor: Ahmad Rosyidi

