Peringati Hari Santri, Lazisnu Pati Adakan Pelatihan Safety Driving untuk Sopir Ambulans

BETANEWS.ID, PATI – Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Pati mengadakan pelatihan Safety Driving atau teknik berkendara yang berstandar pada aspek keselamatan, kepada para sopir ambulans dan Mobil Layanan Umat (MLU).

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati.

Baca Juga: Jutaan Surat Suara untuk Pilkada Pati Akan Mulai Dicetak Jumat Mendatang

-Advertisement-

Pada pelatihan ini, Lazisnu menggandeng Satlantas Polresta Pati dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pati. Sebanyak 54 peserta mengikuti pelatihan yang digelar di Kantor Satlantas Polresta Pati, Rabu (16/10/2024).

Ketua PCNU Pati, Yusuf Hasyim, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polresta Pati karena telah memfasilitasi pelatihan Safety Driving bagi para sopir MLU dan ambulans NU ini. 

“Kami berharap melalui pelatihan ini seluruh pengemudi dan pengelola MLU Lazisnu lebih meningkatkan kompetensi dalam mengendarai serta melakukan pelayanan terhadap pasien,” ujar Kiai Yusuf dalam rilisnya.

“Alhamdulillah sampai saat ini sudah ada 43 armada mobil layanan umat dan ambulans yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pati dan siap 24 jam berkhidmat untuk umat khususnya di bidang kesehatan melalui layanan gratis antar jemput pasien,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama melalui Kasat Lantas Kompol Asfauri, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk edukasi kepada pengemudi ambulans sesuai dengan pasal 134 UU nomor 22 Tahun 2009.

“Kita berikan edukasi bahwa ambulans merupakan kendaraan prioritas yang diatur dalam undang-undang untuk kelancaran lalu lintas di jalan yang secara hirarki ada di urutan kedua,” jelasnya.

Baca Juga: Jelang Akhir Masa Jabatan, Baliho Ucapan Terima Kasih untuk Jokowi Menjamur

Untuk itu, kata Asfauri, pengemudi ambulans harus memiliki pengetahuan dan kompetensi dalam mengendarai kendaraan sehingga dapat membawa pasien dengan cepat dan selamat sampai dengan rumah sakit rujukan. 

“Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan memberikan informasi dan pengetahuan agar pengemudi ambulans dapat mengutamakan keselamatan walaupun dituntut cepat ditengah situasi kedaruratan,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER