31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Keluarga Bantah Klaim KH Sya’roni Pernah Doakan Sam’ani jadi Bupati

BETANEWS.ID, KUDUS – Keluarga almarhum Kiai Haji (KH) Muhammad Sya’roni Ahmadi memprotes postingan akun Facebook bernama Aslim Akmal yang mengklaim almarhum pernah mendukung Sam’ani Intakoris menjadi Bupati Kudus.

Saat ini, postingan tersebut sudah dihapus oleh pemilik akun, tapi tangkapan layarnya sudah diamankan keluarga. Ada dua foto yang diunggah. Satu, adalah foto Sam’ani sedang berziarah di makam KH Sya’roni dan yang kedua adalah foto Sam’ani dengan dua orang dan yang satu adalah anak KH Sya’roni yakni Muhammad Yusrul Hana (Gus Hana).

Dalam unggahan foto tersebut diberi narasi, “Malam Senin (20 Oktober 2024) Bp. H Sam’ani Intakoris menziarahi Simbah KH. M. Sya’roni Achmadi. Jadi ingat dua hari sebelum Mbah Yai kapundut Bp. H Sam’ani (dengan ditemani Gus Hana) sempat dido’akan Mbah Yai agar dikabulkan cita-citanya menjadi bupati Kudus 2024-2029”.

-Advertisement-

Baca juga: Jelang Debat Pilkada Kudus: Sam’ani Santai, Hartopo Mengalir

Narasi inilah yang kemudian membuat keluarga tidak terima. Muhammad Yusrul Hana (Gus Hana), dan dua cucu almarhum yakni Muhammad Nouval Annabil dan Muhammad Fahri Aminudin (Gus Rian) pun menggelar konferensi pers terkait hal tersebut.

Muhammad Nouval Annabil, tidak membenarkan semua narasi yang diunggah di medsos tersebut. Dia juga tidak rela nama KH Sya’roni Ahmadi dibuat kampanye.

“Kami keluarga besar almarhum Haji Sya’roni Ahmadi tidak membenarkan narasi tersebut. Dan sangat keberatan atas unggahan foto beserta narasinya dipakai untuk politik praktis,” tegasnya di Ponpes Al Muyassar Dukuh Pagongan, Desa Kajeksan, Kecamatan Kudus, Senin (21/10/2024).

Cucu lain, Muhammad Fahri Aminudin, menambahkan, pihaknya menegaskan bahwa nama almarhum KH Sya’roni Ahmadi tidak boleh dibuat untuk kepentingan politik praktis.

Baca juga: Gerakan Ijo Royo 2 Tegaskan Nahdliyin Ikut Dawuh Gus Bab Dukung Hartopo-Wahib

“Kami tidak akan melakukan upaya hukum. Tetapi yang terpenting, pihak keluarga besar almarhum Simbah Sya’roni Ahmadi tidak berkenan nama almarhum dibuat politik praktis,” tandasnya.

Dihubungi terpisah, Aslim Kamal mengaku khilaf atas postingan tersebut. Dia juga mengaku sudah meminta maaf kepada Gus Hana melalui pesan WhatsApp. Hal tersebut murni ketidaktahuannya dan bukan atas perintah siapa pun.

“Postingan tersebut karena ketidaktahuan saya dan bukan atas perintah siapa pun. Postingan tersebut kemudian saya hapus setelah seorang teman mengingatkan. Sebelumnya saya mohon maaf sebesar-besarnya,” ujarnya melalui siaran tertulisnya, Senin (21/10/2024).

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER