BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus pastikan persediaan pupuk dan distribusi pupuk aman menjelang musim tanam (MT) pertama tahun 2024. Selain itu, Disdag juga akan melakukan pengawasan terkait dengan pendistribusian pupuk dari distributor maupun di tingkat kios pupuk lengkap (KPL).
Kabid Fasilitasi Perdagangan, Promosi, dan Perlindungan Konsumen pada Disdag Kudus, Minan Mochammad menuturkan, dalam pengawasan untuk pendistribusian pupuk dilakukan secara rutin, sebulan sekali. Menurutnya, pengawasan dilakukan tidak hanya Disdag tapi juga dari Dispertan Kudus, dan Polres Kudus.
Baca Juga: Poster Foto Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Jarang Diminati Masyarakat Kudus
“Jadi dalam pengawasan, kami melakukan monitoring, baik di tempat distributor maupun di masing-masing KPL,” ujarnya, belum lama ini.
Ia menjelaskan, pengawasan tersebut guna untuk memastikan kelancaran dan tepat sasaran ke pihak petani langsung. Menurutnya, apabila dalam penyaluran ada penyelewengan akan berususan dengan pihak kepolisian.
“Proses penyaluran pupuk harus sesuai dengan aturan main. Karena saat ini, petani dipermudah, adanya kesesuaian data dengan E-Alokasi. Artinya, sekarang petani cukup membawa KTP bisa mendapatkan pupuk subsidi,” jelasnya.
Minan menyebut, alokasi pupuk saat ini hanya bisa digunakan untuk pertanian yang menanam tanaman khusus pangan. Di antaranya seperti padi, tebu, jagung, dan lain sebagainya.
“Alokasi pupuk ini diperuntukan, utamanya untuk tanaman pangan. Selain itu tidak diprioritaskan,” ujarnya.
Baca Juga: Pimpinan DPRD Kudus Resmi Dilantik, Segera Bahas APBD 2025
Ia menambahkan, di tahun ini penyerapan pupuk di Kabupaten Kudus rata-rata sudah mencapai 60 persen. Setidaknya, paling bsar dalam penyerapan pupuk di Kudus adalah di wilayah Kecamatan Undaan, karena diperkirakan sudah mencapai 80 persen.
“Penyerapan pupuk ini, tentu berbeda di masing-masing wilayah. Untuk di Kecamatan Undaan penyerapannya bisa besar, karena mayoritas masyarakatnya sebagai petani, dan menanam tanaman pangan,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

