31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Info Wisata Petik Melon Kudus, Green House Ravatar Sudah Buka

BETANEWS.ID, KUDUS – Wisata petik buah melon di green house Ravatar, Kelurahan Melati Lor, Kecamatan/Kabupaten Kudus sudah buka.

Terdapat 1.500 pohon dengan enam jenis melon yang ditanam di lahan tersebut. Di antaranya meliputi jenis sweet net, new Century Fujisawa, rangipo, new Kirani, king show.

Baca Juga: Dinilai Punya Potensi Bagus, Gua Larangan Butuh Sentuhan Kreatif

-Advertisement-

Owner green house Ravatar, Junaedi menyampaikan, wisatawan yang datang tidak hanya dari Kudus, tapi juga dari daerah lain seperti Jepara dan Pati.

“Jadi untuk wisata petik buah melon di green house Ravatar ini dibuka sejak Kamis (29/8/2024). Alhamdulillah antusiasme pengunjung selama sepekan terakhir ini sangat bagus sekali,” katanya saat ditemui di dalam green house, Sabtu (6/9/2024).

Ia menuturkan, tempat wisata petik melon tersebut, wisatawan dimanjakan dengan buah melon dengan jenis yang beranekaragam. Para wisatawan yang mengunjungi tempat tersebut bisa memilih melon sesuai dengan keinginan masing-masing.

“Tapi selama ini, banyak wisatawan yang memilih jenis melon sweet net dengan rasa yang super enak. Dari segi rasa, tekstur, dan bentuknya, jenis ini sangat menarik perhatian pengunjung,” tuturnya.

Buah melon yang dibuat wisata petik tersebut, kata Junaedi, dipatok mulai dari harga Rp30-40 ribu per kilogramnya, tergantung jenis melonnya. Menurutnya, dalam sehari rata-rata pengunjung yang datang sebanyak 10 orang.

“Jadi untuk wisata petik melon ini sangat bagus, bahkan saat belum panen, banyak pelanggan yang tanya kapan akan dibuka. Sehingga ini sangat bagus dan berpotensi sekali kedepannya,” terangnya.

Baca Juga: Lesahan Outdoor Lenk Dopang, Tempat Ngadem di Kudus yang Selalu Jadi Rebutan

Adanya wisata petik melon tersebut, diinisiasi karena harga panen lebih besar dibandingkan saat dipasarkan ke pengepul ataupun pedagang melon. Di sisi lain, keberadaan wisata petik melon di Kudus juga terbilang masih jarang.

“Makanya saya sangat tertarik untuk mengembangkan tanaman ini. Saat ini ada dua green house, sehingga panennya bisa berkesinambungan. Setelah satu green hous panen setelah, bisa berlanjut ke green house satunya lagi. Sehingga durasi panen di sini lebih panjang dan pengunjung bisa berdatangan terus,” ungkapnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER