31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Normalisasi Sungai SWD Capai 83 Persen, Target Rampung Pertengahan September

BETANEWS.ID, JEPARA – Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana, Harya Muldianto mengatakan proges normalisasi Sungai SWD I dan II sudah mencapai 83 persen.

Proyek normalisasi yang sudah dikerjakan sejak Agustus 2023 lalu tersebut, diperkirakan rampung pada pertengahan September 2024.

“Progres sudah 83 persen, rencananya nanti pertengahan September, lah, normalisasi sudah selesai 100 persen,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (10/8/2024). 

-Advertisement-

Baca juga: Jalan di Karanganyar Jepara Amblas Gara-Gara Truk Proyek Normalisasi Sungai SWD II

Berdasarkan pantauan, proyek pengerjaan normalisasi itu dengan mengeruk dasar sungai menggunakan alat berat. Tanah hasil kerukan kemudian digunakan untuk meninggikan area tanggul sungai.

Ia mengatakan, karena menyesuaikan dengan anggaran, proyek normalisasi yang saat ini dilakukan memang hanya berupa peninggian tanggul menggunakan tanah.

Namun, beberapa warga khawatir tanggul sungai yang sudah dilakukan normalisasi tidak mampu bertahan lama dan akan longsor saat terjadi hujan. 

“Kalau tanah kena air hujan kemudian terbawa itu, kan, wajar. Tapi kan tidak sampai hilang semua. Jadi kalau hujan tidak sampai menghancurkan tanggul, karena timbunannya, kan, bagus,” jelasnya.

Sebagai informasi, panjang Sungai SWD I yang dilakukan normalisasi yaitu 22 km yang membentang mulai dari Desa Gedangan, Welahan, Kedungsarimulyo, Karanganyar, dan Ujung Pandan, Kecamatan Welahan.

Baca juga: 13 Kecamatan di Jepara Siaga Kekeringan, BPBD Malah Tak Punya Mobil Tangki

Sedangkan normalisasi yang dilakukan di Sungai SWD II yaitu sepanjang 16 km mulai dari Desa Guwosobokerto, Kecamatan Welahan hingga ke Desa Tedunan, Karangaji, dan Kedungmalang Kecamatan Kedung.

Proyek normalisasi tersebut memang dijadwalkan mulai dikerjakan pada Agustus tahun lalu. Namun karena terjadi kendala berupa pembersihan lahan di sepanjang aliran Sungai SWD I dan II, proyek normalisasi baru mulai berjalan pada November 2023.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER