Wilayah yang Terdampak Kekeringan di Pati Makin Meluas, Kini Sudah Ada Tiga Kecamatan

BETANEWS.ID, PATI – Wilayah yang terdampak kekeringan di Kabupaten Pati makin meluas. Hingga saat ini, setidaknya sudah ada lima desa yang mengalami krisis air bersih. Lima desa itu tersebar di tiga kecamatan yang ada di Pati.

Kondisi tersebut membuat warga yang berada di desa yang mengalami krisis air bersih itu, membutuhkan bantuan air bersih dari pemerintah maupun donatur.

Baca Juga: 32 Korban Dugaan Keracunan Massal di PT Sejin Masih Dirawat di Rumah Sakit

-Advertisement-

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati mencatat, lima desa yang terdampak kekeringan itu adalah, Desa Tambahagung (Kecamatan Tambakromo), Desa Mantingan Tengah (Kecamatan Jakenan), Desa Tambahmulyo (Kecamatan Jakenan), Desa Triguno (Kecamatan Pucakwangi) dan Desa Tondokerto (Kecamatan Jakenan). 

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya mengatakan, terkait kondisi itu, pihaknya bahu membahu memberikan bantuan air bersih kepada desa-desa yang terdampak.

”Ini ada tambahan di Desa Tondokerto, Kecamatan Jakenan dan desa lainnya. Sebelumnya di Desa Tambahagung,” ujar Martinus, Senin (22/7/2024).

Katanya, mata air desa-desa tersebut sudah mengering sejak beberapa bulan yang lalu. Hal ini, membuat warga mengandalkan bantuan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti mencuci, mandiri hingga memasak. 

Hingga kemarin, pihaknya telah melakukan dropping air sebanyak 53 tangki kepada desa-desa yang terdampak itu. Dropping air dilakukan sejak 24 Mei 2024 hingga kini. BPBD Kabupaten Pati juga dibantu relawan untuk menyuplai kebutuhan air bersih

Martinus menyampaikan, bahwa wilayah yang terdampak kekeringan di Kabupaten Pati diprediksi meningkat. Sebab, puncak musim panas terjadi pada bulan Juli dan Agustus 2024 ini. Ia pun meminta masyarakat untuk melakukan penghematan air bersih. 

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Pati, Desa yang rawan kekerasan di Pati mencapai 94 desa. Puluhan desa tersebut tersebar di sembilan kecamatan dari total 21 kecamatan di Kabupaten Pati. 

Baca Juga: 113 Ribu Peserta BPJS Kesehatan di Pati Dinonaktifkan

Kecamatan yang rawan kekeringan itu, yakni Kecamatan Jakenan, Pucakwangi, Tambakromo, Gabus, Kayen, Dukuhseti, Pati Kota, Juwana dan Kecamatan Jaken. 

”Sebanyak 94 desa rawan kekeringan. Tersebar di beberapa kecamatan. Desa-desa itu juga mengalami kekeringan pada tahun 2023 lalu,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER