31 C
Kudus
Sabtu, Juli 20, 2024

Pasca-Insiden Kebakaran, Operasional SPBU Bakalan Pati Dihentikan Sementara

BETANEWS.ID, PATI – Pasca-insiden kebakaran yang terjadi di SPBU Bakalan, Kecamatan Dukuhseti, Pati, Selasa (2/7/2024) sekitar pukul 3.50 WIB, operasionalnya dihentikan sementara untuk pengecekan sarana dan fasilitas serta keamanan.

Dalam rilisnya, Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho, mengatakan, kebakaran itu berasal dari kendaraan minibus Suzuki Espass di area pulau pompa SPBU 44.591.29 Bakalan. Saat itu, mobil tersebut melakukan pengisian Pertalite.

Brasto Galih Nugroho menyampaikan, pada insiden tersebut api dapat dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam sekitar pukul 4.30 WIB.

-Advertisement-

Baca juga: Bukan Kambing, Satu Korban dalam Kebakaran SPBU Bakalan Pati Adalah Manusia

Kemudian, untuk alasan keselamatan, operasional SPBU masih dihentikan hingga waktu yang belum ditentukan.

“Untuk sementara SPBU tidak beroperasi sampai kondisi dinyatakan aman kembali dan fasilitas dapat digunakan kembali,” ujar Brasto, Selasa (2/7/2024).

Imbas dari kejadian ini, Pertamina Patra Niaga memberikan sejumlah alternatif SPBU kepada masyarakat yang biasa melintas wilayah Bakalan, terutama di sepanjang ruas Jalan Raya Tayu-Puncel, Pati.

Katanya, masyarakat bisa melakukan pengisian BBM di SPBU 44.594.01, di Jalan Pangeran Diponegoro, Tayu, Pati. Kemudian, SPBU 44.591.17 di Pertigaan Jalan Tayu dan Jalan Lingkar Tayu, Pati serta SPBU 44.591.25 di Jalan Bondol Ketapang, Tayu, Pati.

“Kami juga memastikan pasokan BBM di SPBU alternatif tersebut berjalan normal,” imbunya.

Baca juga: SPBU Bakalan Pati Kebakaran, Satu Mobil dan Sepeda Motor Hangus

Juru bicara Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah tersebut juga mengemukakan, bahwa pasokan dari supply point wilayah Pati yaitu dari Fuel Terminal Semarang Group mencukupi kebutuhan dimana coverage days produk Pertalite lebih dari 6 hari dan produk Biosolar lebih dari 9 hari.

“Saat ini kami sedang menginvestigasi penyebabnya dan kami prihatin dengan insiden tersebut serta memohon maaf kepada konsumen atas ketidaknyamannya,” ungkapnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER