31 C
Kudus
Jumat, Juli 19, 2024

Menjanjikan, Baru Jadi Peserta Pelatihan, Pembuat Kue Kudus Sudah Dapat Pesanan

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disnakerperinkop UKM) Kabupaten Kudus mengadakan pelatihan pembuatan kue, Rabu (10/7/2024).

Kelas pelatihan pembuatan kue dan roti tersebut dianggap sangat menjanjikan di dunia usaha karena masyarakat Kudus gemar akan kulineran. Bahkan beberapa peserta yang masih mengikuti pelatihan itu sudah mendapat pesanan dari rekanan ataupun temannya.

Baca Juga: Sertijab Kasat Lantas, Kapolres Kudus Singgung Pertanggungjawaban pada Tuhan

-Advertisement-

Instruktur pembuatan kue dan roti, Erri Novita mengatakan, peluang usaha kue dan roti di Kudus sangatlah menggiurkan. Mengingat masyarakat Kudus yang suka dan gemar kulineran. Di samping itu, pemasaran yang dilakukan secara online tersebut bisa membantu pelaku usaha baru, terutama bagi peserta pelatihan di sana.

“Tentu sangat-sangat menjanjikan sekali. Seperti kemarin (peserta diajarkan membuat) bolen, kekuatan sosmed itu sangat dahsyat. Dibuat status gitu teman-temannya langsung pada order. Jadi sangat menjanjikan,” bebernya saat ditemui di sela melatih peserta di kantor Disnakerperinkop UKM Kudus.

Ia menuturkan, ada sebanyak 16 peserta dalam pelatihan tersebut. Mereka dari masyarakat umum maupun dari keluarga buruh rokok yang ada di Kudus. Semua peserta yang mengikuti pelatihan itu merupakan warga asli Kota Kretek.

“Jadi dalam pelatihan ini dilakukan selama 17 hari, dua hari dilakukan untuk kelas teori. Sementara 15 hari sisanya dikhususkan untuk kelas praktek membuat kue dan roti,” ujarnya.

Pelatihan yang bersumber dari dana DBHCHT cukai tersebut, peserta diajarkan sebanyak 30 jenis kue dan roti. Dimana dalam seharinya peserta diajarkan dua jenis pembuatan kue dan roti. Di antaranya diajarkan membuat, brownies, bolu kukus, bolu panggang, puding, barter cookies, bolen, dan lain sebagainya.

“Jangan takut untuk memulai usaha, terus selalu mengikuti perkembangan jaman. Di dunia kuliner kan mengalami perkembangan yang pesat ya, ada menu baru, tetap harus update perkembangan. Kadang kita mempunyai keinginan mempunyai usaha, cuma untuk memulainya kadang ada banyak pertimbangan, maka harus dicoba,” ujarnya.

Baca Juga: Tak Ada Usulan Peningkatan PAD Parkir Nontunai dalam Ranperda Parkir

Salah satu peserta, Dian Pertiwi mengaku cukup senang bisa mengikuti pelatihan pembuatan kue dan roti. Dalam keikutsertaannya, pelatihan tersebut merupakan kali pertama yang diikuti. Iapun berharap, setelah mengikuti pelatihan itu, ia bisa membuka usaha sendiri dengan kemampuan yang dimiliki.

“Alasannya mengikuti pelatihan ini, karena mempunyai rencana untuk membuat usaha catering dan toko roti sendiri. Jadi senang sekali bisa mendapatkan pelatihan ini, untuk bisa lebih mandiri,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER