31 C
Kudus
Rabu, Juli 24, 2024

Kesulitan Cari Tenaga Kerja di Kudus, PT Djarum Ekspansi ke Solo Raya

BETANEWS.ID, KUDUS – Kenaikan tarif cukai rokok pada tahun lalu sangat berdampak pada produksi rokok sigaret kretek mesin (SKM) PT Djarum yang turun. Namun, kenaikan cukai tersebut justru mendongkrak produksi rokok sigaret kretek tangan (SKT) secara siginifikan. Sehingga, PT Djarum membutuhkan ribuan buruh giling atau mbathil.

Namun, di Kabupaten Kudus, pusatnya PT Djarum berproduksi, sudah kesulitan mencari buruh tenaga giling, sehingga perusahaan milik konglomerat Hartono bersaudara itu pun ekspansi ke luar daerah.

Deputy General Manager Public Affairs PT Djarum, Slamet Rahardjo, mengakui bahwa di Kota Kretek pihaknya sudah kesulitan mencari tenaga kerja. Oleh karena itu, sejak tahun ini, PT Djarum mulai melebarkan lokasi produksinya.

-Advertisement-

Baca juga: PT Djarum Ngaku Kesulitan Cari Karyawan, Sampai Lakukan Ini

“Pada tahun ini kami coba melebarkan lokasi pekerjaan kami atau lokasi produksi di daerah Solo Raya. Hal itu dilakukan sebagai solusi susahnya mencari tenaga kerja di Kudus,” ujar Slamet di Brak Djarum Pengkol Kudus, belum lama ini.

Dia menuturkan, gudang produksi yang dibangun di Solo Raya di antaranya di Sragen, Sukoharjo, dan Karanganyar. Selain itu, PT Djarum juga ekspansi ke Temanggung dengan membuka gudang produksi di sana.

“Hingga saat ini PT Djarum masih membutuhkan banyak tenaga kerja. Baik yang di Kudus dan di lain daerah,” bebernya.

Sebelum di Solo Raya, ungkap Slamet, PT Djarum terlebih dulu berekspansi ke kabupaten tetangga, di antaranya, Jepara, Demak, dan Pati.

Baca juga: Pemerintah Kembali Naikkan Tarif Cukai Rokok pada 2025, Begini Respon PT Djarum

“Gudang produksi di Ngemplak, Kecamatan Margoyoso, Pati itu beroperasi akhir 2023,” ungkapnya.

Dia mengatakan, jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan oleh PT Djarum tak sedikit. Menurutnya, satu gudang produksi yang kecil minimal butuh seribu tenaga kerja.

“Tentunya kebutuhan tenaga kerja ribuan, ya. Di gudang produksi yang kecil itu butuhnya minimal seribu orang tenaga kerja dan yang besar butuhnya 4.500 orang,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER