Beberkan Sumber Dana Kunker ke Malang, Plt Kepala Disdag Kudus: ‘Jangan Saling Curiga’

BETANEWS.ID, KUDUS – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus, Andi Imam Santoso angkat suara terkait kunjungan kerja (kunker) ke Malang, Jawa Timur yang jadi sorotan. Apalagi, kunker tersebut diisukan jadi pengkondisian pengisian kepala dinas di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus.

“Kita ke Malang itu studi banding bersama-sama OPD, istilahnya cross cutting supaya semua bisa belajar. Supaya tiap OPD bisa saling mengerjakan bagiannya masing-masing,” ujar Andi kepada Betanews.id melalui sambungan telepon, Rabu (17/7/2024).

Andi mengungkapkan, selama ini ketika OPD studi banding itu selalu sendiri-sendiri. Namun, ketika mendapatkan sesuatu yang baik dan akan diadopsi di Kudus tidak bisa karena bersinggungan dengan OPD lainnya.

-Advertisement-

Baca juga: Pemkab Kudus Digoyang Isu Pengkondisian Pengisian Jabatan Kepala Dinas

“Oleh karena itu, muncul ide studi banding bersama. Maknanya di situ,” beber Andi.

Andi juga menjelaskan sumber anggaran yang digunakan untuk kunker ke Malang tersebut. Menurutnya, dalam kunker tersebut tiap OPD menggunakan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) masing-masing.

“Jadi tidak ada namanya kunker dibiayai oleh Disdag,” tegas Andi.

Terkait korelasi OPD yang ikut kunker, Andi menyampaikan, bahwa semuanya ada korelasinya. Misal Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), di sana ia ingin menunjukan terkait pentingnya (SDM).

“Kami ingin menunjukan pada BKPSDM, kami itu tidak akan bisa mewujudkan program dinas pasar seandainya SDM kurang. Karena penempatan SDM  di tempat kami sudah mau habis. Selain itu, agar penempatan SDM juga lebih baik,” jelasnya.

Contoh lain, lanjut Andi, di Kota Malang itu ada Malang Creativ Center (MCC) yang mana di sana ada pelatihan bagi ASN yang mau pensiun. Menurutnya, BKPSDM Kudus harus tahu hal tersebut dan pengaplikasiannya.

Baca juga: Kunker OPD Kudus ke Malang Jadi Sorotan, Masan Pertanyakan Asal Sumber Dana

“Hal itu bagus. Supaya setelah pensiun, para ASN pikirannya masih fresh tidak ngelokro. Jadi masih bisa mengabdi untuk Kabupaten Kudus. Sebenarnya semua ada korelasinya, tinggal dari sudut mana kita memandangnya,” ucap Andi.

Terkait pengkondisian, kata Andi, hadirnya Penjabat (Pj) Bupati Kudus di kunker tersebut karena akan disambut oleh Pj Wali Kota Malang, dan kemudian turun ke Sekda. Namun, ternyata di sana ada panitia khusus (Pansus).

“Tapi kan semua hadir. Jadi marilah jangan saling curiga. Ketika kita berpikir positif maka akan menghasilkan sesuatu yang positif. Jadi semua ada korelasinya. Sebab di sana ada banyak program yang bagus dan bisa diadopsi untuk diterapkan di Kabupaten Kudus,” imbuhnya.

Andi juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Kudus, Masan, yang telah memberikan masukan dan kritikan. Pihaknya berharap anggota dewan tak bosan-bosan mengingatkan agar kinerja OPD selalu di jalan yang benar dan bisa menjalankan anggaran secara benar.

“Bagi kami, Pak Masan adalah mentor kami, guru kami, dan mitra kami, sehingga kita dapat bersama-sama mewujudkan Kudus yang lebih baik,“ tuntasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER