31 C
Kudus
Sabtu, Juli 20, 2024

Puluhan Karya Ramaikan Festival Film Pelajar yang Digelar SMA PGRI 2 Kayen Pati

BETANEWS.ID, PATI – SMA PGRI 2 Kayen, Pati menggelar Festival Film Pendek Pelajar 2024. Dalam kegiatan ini, setidaknya ada 50 karya yang ikut meramaikan festival tersebut.

Maryadi, Ketua Panitia sekaligus Guru Pembimbing mengatakan, Festival Film Pendek Pelajar tersebut merupakan tahun ketiga yang digelar oleh SMA PGRI 2 Kayen.

Baca Juga: Insiden Sukolilo Diharapkan Tak Pengaruhi Iklim Investasi di Kabupaten Pati

-Advertisement-

“Festival Film Pendek ini sebagai salah satu upaya untuk menggali kreativitas siswa. Ini merupakan tugas bagi siswa kelas XI untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia,” ujar Maryadi, Sabtu (15/6/2024).

Menurutnya, untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia terdapat materi seni peran, yaitu drama. Namun, karena untuk drama saat ini dinilai kurang diminati siswa, maka diubah menjadi pembuatan film.

Ia menyebut dari puluhan karya siswa tersebut, menurutnya sangat menarik. Sebab, siswa mampu mengekspresikan karya melalui gambar, tema maupun alur cerita.

Sementara itu, Kepala SMA PGRI 2 Kayen, Fitri Maria Ulfah mengungkapkan, bahwa pihaknya akan terus mendukung kreativitas siswa, termasuk mengikutkan film terbaik ke Festival Film ke ajang yang lebih tinggi.

“Memang festival film ini sebagai embrio. Nantinya, yang terbaik juga akan kami ikutkan lomba di perguruan tinggi dalam festival film juga, ” ungkapnya.

Sementara itu Bayu Saputra, salah satu siswa yang ikut dalam pembuatan film mengatakan, bahwa untuk lomba kali ini, kelompoknya membuat film berjudul Sisi Lain.

Ia menyebut, anggota kelompoknya dalam pembuatan film ini memiliki tugas masing-masing, sehingga tercipta film tersebut.

“Ada yang menjadi pembuat ude cerita, pemeran film, pengambil gambar hingga editing video. Semua terlibat aktif,” ucapnya.

Baca Juga: Sukolilo Dicap Kampung Bandit, Pj Bupati Pati Buka Suara

Hal senada juga disampaikan Alfira. Bahwa dalam pembuatan film pendek tersebut, terdapat beberapa kesulitan dan membutuhkan kekompakan tim.

“Kalau di sini, kelompok saya buat film tentang kebudayaan, yaitu Gongsir. Gongsir ini merupakan khas Jawa Tengah. Kalau buatnya ya tentu ada kesulitan dan itu memang butuh kekompakan,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER