31 C
Kudus
Sabtu, Juli 20, 2024

Insiden Sukolilo Diharapkan Tak Pengaruhi Iklim Investasi di Kabupaten Pati

BETANEWS.ID, PATI – Peristiwa pengeroyokan di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati, yang mengakibatkan BH (52), yang merupakan pemilik rental mobil meninggal dunia dan tiga orang lagi mengalami luka berat, membuat nama Kabupaten Pati, khususnya Sukolilo ramai jadi perbincangan di media sosial.

Namun, perbincangan itu nyaris semuanya mengarah ke sesuatu yang negatif. Bahkan, sempat ramai kalau Sukolilo juga dicap sebagai kampung bandit.

Baca Juga: Sukolilo Dicap Kampung Bandit, Pj Bupati Pati Buka Suara

-Advertisement-

Terkait dengan kondisi tersebut, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro mengaku turut prihatin. Ia berharap, hal itu tidak berpengaruh dengan iklim investasi di Kabupaten Pati.

“Tentunya dengan iklim investasi di Kabupaten Pati yang saat ini sedang kenceng-kencengnya, saya harap tidak berpengaruh,” ujar Henggar.

Karena kondisi itu, terjadi di luar kendali dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati. Ia berharap, ke depan tidak terjadi lagi peristiwa serupa.

Henggar mengingatkan, jika ada masalah seperti yang ada di Sumbersoko, sebaiknya melapor kepada penegak hukum atau kepolisian. Sebab, dikawatirkan terjadi seperti kejadian di Desa Sumbersoko.

Ia pun berharap, para pelaku media sosial bisa memposting hal-hal yang positif. Hal ini agar sedikit-demi sedikit bisa memperbaiki citra Kabupaten Pati ke menjadi lebih baik lagi.

Kemudian, terkait banyak warganet memberikan julukan bahwa Sukolilo sebagai kampung bandit penadah kendaraan bodong, dirinya juga merespon.

“Di Sukolilo yang dianggap sarang bandit, tentunya kondisi ini kita prihatin. Tetapi tidak demikian kondisi sebenarnya, karena di kita sebenarnya kondisinya baik-baik saja, ” ucapnya.

Baca Juga: Kapolda Jateng Janji Transparan Dalam Kasus Pengeroyokan Pemilik Rental Mobil di Sukolilo

Saat ini katanya, pihaknya dengan seluruh elemen masyarakat, baik tokoh agama, tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Pati, selalu memberikan komunikasi yang baik dan memberikan pemahaman kepada masyakat luas. Sehingga, harapannya masalah seperti di Sumbersoko tidak terjadi di kemudian hari.

“Apa yang terjadi kemarin diharapkan menjadi pembelajaran, bukan hanya di Pati saja, namun juga di daerah lain. Karena bos rental yang mengambil mobil kemarin itu tidak ada komunikasi sebelumnya. Mobil langsung diambil, langsung dibawa dengan kunci cadangan, sehingga ada orang yang melihat dan berteriak maling. Sehingga terjadilah kejadian itu,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER