31 C
Kudus
Sabtu, Juni 15, 2024

Polisi Masih Dalami Kasus Pembacokan di Sukolilo yang Tewaskan Satu Orang

BETANEWS.ID, PATI – Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan terkait dengan peristiwa pembacokan yang terjadi di wilayah Sukolilo, Pati pada Sabtu (8/6/2024) dini hari.

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin mengatakan, bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus yang terjadi di perbatasan Desa Wegil dan Prawoto itu.

Baca Juga: SD Muhammadiyah Pati Jalin Kerja Sama dengan IISM Malaysia

-Advertisement-

“Kaitan kejadian penemuan jenazah diduga korban pembunuhan atas nama saudara WG, 21 tahun yang terjadi semalam di Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, bahwa saat ini masih kita dalami. Di mana, kronologis awal korban bersama teman-temannya sekitar 7 orang naik motor lewat di jalan tersebut, kemudian bertemu dengan rombongan motor. Diduga, para pelaku kemudian terjadi ribut, ” ujar Kompol Alfan, Sabtu (8/6/2024).

Kemudian katanya, korban diduga dibacok dengan senjata tajam. Kemudian setelah itu, para pelaku pergi dan korban kemudian dibawa oleh teman-temannya ke puskesmas Sukolilo.

Selanjutnya, untuk korban dibawa ke Rumah Sakit RAA Soewondo Patin untuk dilakukan autopsi.

Sementara itu, Heri Priyanto, Kepala Desa Wegil peristiwa pembacokan yang mengakibatkan salah satu warganya meninggal itu, akibat tawuran antardua kelompok.

“Yang kelompok satu belum diketahui, tapi yang meninggal itu warga saya, yaitu Galih, ” ungkapnya.

Kades pun menceritakan, bahwa tadi malam sekitar pukul 01.00 WIB, dirinya ditelepon Kades Prawoto, bahwa diminta untuk datang, karena ada warganya yang kena musibah.

Ia pun segera meluncur ke Puskesmas Prawoto dan mendapati salah satu warganya sudah meninggal. Di bagian punggung korban, didapati luka bacok.

Baca Juga: Pati Keras! Pemilik Rental Tewas Dihajar Massa saat Ambil Mobil di Sukolilo Pati

Kades mengatakan, dari informasi yang didapatkan dari warganya, peristiwa tawuran yang menyebabkan satu warganya meninggal dunia itu, berawal dari saling tantang di media sosial.

“Kalau informasi dari warga saya itu saling tantang di Facebook. Yang kelompok dari warga saya itu membawa empat motor, ada 8 orang, yang satu meninggal dan satu luka-luka.Sedangkan dari pihak lawan membawa lima hingga enam motor,” sebutnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER