31 C
Kudus
Sabtu, Juli 13, 2024

Keberadaan Bendung Karet Sungai Juwana Dikhawatirkan Percepat Pendangkalan

BETANEWS.ID, PATI – Keberadaan bendung karet (bendung kembang kempis) di Sungai Juwana dikhawatirkan akan mempercepat pendangkalan sungai.

Bendung yang memakan anggaran Rp260 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2023 melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu, dijadwalkan siap beroperasi mulai 1 Juli mendatang.

Baca Juga: Ditanya Soal Kades Deklarasi Dukung Bacalon, Pj Bupati Pati: ‘Yo Komentari Njenengan Dewe Ah’

-Advertisement-

“Kekhawatiran kami, bahwa kalau sungai ini tidak diperhatikan secara serius dengan adanya bendung karet, maka pendangkalan ini akan lebih cepat. Karena kita bicara pendangkalan adalah bicara dengan DAS (daerah aliran sungai),” ujar Sunhadi, Ketua Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan) pada Kamis (27/6/2024) .

Menurutnya, wilayah di kawasan Pegunungan Kendeng maupun Gunung Muria, sekarang sudah banyak yang ditanami ketela maupun jagung.

Bahkan, khusus di Pegunungan Kendeng, kondisinya sekarang juga banyak aktivitas penambangan serta pemanfaatan lahan yang menjadi ladang jagung.

Kondisi seperti itu, menurutnya, ketika hujan turun, akan sulit untuk menyerap air. Sehingga, tanah lumpur akan turun ke bawah dan akan masuk ke Sungai Juwana.

“Ditambah dengan sampah, baik sampah pertanian dan sampah rumah tangga.Ada pampers, kasur. Orang-orang itu lebih praktis membuang sampah ke sungai. Saya khawatir, kalau ini ditangani secara serius akan mempercepat pendangkalan, apalagi ditambah dengan eceng gondok yang banyak sekali,” ungkapnya.

Ia berharap, masyarakat, khususnya yang berada di kawasan aliran Sungai Juwana, untuk bersama-sama, menjaga dan merawat sungai. Sebab, diakui atau tidak, katanya sungai merupakan bagian dari kehidupan.

Baca Juga: Bawaslu Pati Segera Tetapkan Status Terkait Ratusan Kades Deklarasi Dukung Bakal Calon

Menurutnya, tingkat pendangkalan Sungai Juwana sangat tinggi. Dari pengamatannya, sejak setahun terakhir dimulainya proyek pembangunan bendung karet, tingkat sedimentasi mencapai sekitar 50 centimeter.

Meski begitu, pihaknya mengapresiasi adanya pengerukan yang dilakukan pihak terkait, sehingga pendangkalan sungai bisa diminimalkan.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER