31 C
Kudus
Kamis, Juli 18, 2024

Festival Jondang, Tradisi Sedekah Bumi di Desa Kawak yang Berawal dari Hantaran Nikah

BETANEWS.ID, JEPARA – Sejak pukul 09.00 WIB, ratusan masyarakat Desa Kawak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara berkumpul di balai desa untuk mengikuti Festival Jondang. Festival tersebut merupakan bagian dari tradisi sedekah bumi yang jadi acara tahunan.

Mereka datang dengan membawa Jondang berisi aneka ragam hasil bumi dan kemudian mengaraknya keliling desa menuju Makam Mbah Buyut Kawak. Selama perjalanan, masyarakat yang menjadi peserta juga turut menampilkan beragam tarian yang memeriahkan festival tersebut.

Kepala Desa Kawak, Eko Heri Purwanto, menjelaskan, Jondang merupakan singkatan dari Jodohe Ngandang atau jodohnya akan datang. Dahulu kala, Jondang merupakan tempat membawa barang hantaran atau seserahan pernikahan.

-Advertisement-

Baca juga: Perang Obor, Tradisi Ekstrem Penolak Balak di Tegalsambi Jepara

“Kalau jaman dulu jondang itu untuk mempersunting gadis. Jondang itu terbuat dari kayu, bentuknya persegi panjang, bisa jadi wadah makanan, atau wadah barang-barang berharga. Kalau zaman dulu kan almari masih langka,” jelasnya, Kamis (27/6/2024).

Dalam tradisi itu, pihaknya mengarak 20 Jondang dari perwakilan RT. Setiap tahun, Festival Jondang memiliki tema yang berbeda-beda dan tahun ini mengangkat ketahanan pangan. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk ungkapan syukur masyarakat setelah panen raya. Harapannya, pada panen selanjutnya, hasil bumi dapat melimpah. 

“Jondang ini kan kalau tidak kita pertahankan bisa punah, sehingga kegiatan ini juga bertujuan untuk nguri-nguri budaya,” katanya.

Baca juga: Berebut Berkah, Belasan Gunungan di Punden Mbah Mursyidin Ludes Diserbu Warga

Salah satu peserta Festival Jondang, Atika Mafaza (14), mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Meskipun capek, ia merasa senang sebab dapat berkumpul dengan seluruh warga desa.

“Seru ya (ikut festival jondang) meskipun capek, sudah dari kecil ikut ini. Tadi persiapan sejak jam 03.00 WIB,” katanya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER