31 C
Kudus
Rabu, Juli 24, 2024

Cegah Kecurangan, Modus Numpang KK untuk Akali Zonasi PPDB Resmi Dilarang

BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah resmi melarang praktik numpang Kartu Keluarga (KK) untuk keperluan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Aturan ini tertuang dalam Keputusan Sekretaris Jenderal Kemendikbud RI Nomor 47/M/2023 tentang Permendikbud Nomor 1 tahun 2021 tentang PPDB pada TK, SD, SMP, SMA/SMK.

Kepala Bidang SMP, pada Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara, Ahmad Nur Rofiq, menjelaskan, sebelumnya, praktik menitipkan anak pada KK keluarganya yang dekat dengan sekolah tujuan memang masih boleh. Namun, mulai tahun ini resmi terlarang untuk mencegah kecurangan.

“Pada saat mendaftar, ya, harus sesuai dengan KK orang tuanya. Tidak boleh, misalnya, pakai KK budenya, atau anggota keluarganya yang lain,” katanya di Kantor Disdukcapil Jepara, Rabu (26/6/2024).

-Advertisement-

Baca juga: PPDB SMP di Jepara: Wali Murid Pusing Titik Koordinat Rumah Ada yang di Afrika hingga Tengah Laut

Disdikpora juga telah membuka kanal pengaduan apabila terdapat kecurangan pada saat proses PPDB, khususnya tingkat SMP.

“Aduan atau kasus yang berkaitan dengan dokumen kependudukan yang bermasalah saat mendaftar (PPDB) belum ada, kami belum menemukan. Aduan justru soal piagam siswa,” katanya.

Ia mengungkapkan, sejak pembukaan PPDB pada 22 Juni lalu, pihaknya sudah menemui beberapa problem. Salah satunya saat proses pembuatan akun, ada beberapa sekolah yang belum membuka PPDB melalui online.

“Setelah kita telusuri, SMP tersebut ternyata masih membuka jalur pendaftaran lewat Smikat atau jalur peminatan. Ada empat SMP, tapi sejauh ini sudah tidak menjadi masalah,” terangnya.

Kemudian pada saat mulai proses verifikasi dokumen, ada beberapa sekolah yang terjadi penumpukan calon peserta didik. Untuk menyiasati hal tersebut, ia sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk menambah verifikator.

Baca juga: Jelang PPDB, Pj Gubernur Jateng Dorong Pemerataan Kualitas Sekolah

“Per hari ini, antrean tersebut sudah tidak terlalu panjang, hanya pada hari Senin dan Selasa kemarin,” ungkapnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER