31 C
Kudus
Rabu, Juli 17, 2024

Ajak Warga Taat Bayar Pajak, Pemkab Kudus Kembali Gratiskan Denda PBB

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus kembali memberikan program layanan pemutihan atau penghapusan denda pajak untuk Pajak Bumi Bangunan (PBB). Program ini bertujuan untuk memberi stimulus agar warga taat membayar pajaknya.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus, Djati Solechah, berharap, program ini mampu meningkatkan kesadaran warga untuk membayar PBB, serta sebagai upaya mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor pajak.

“Sama dengan tahun sebelumnya, pembebasan denda ini tidak terbatas pada tunggakan PBB di tahun tertentu. Mau tahun berapa pun silakan bisa memanfaatkan program ini. Jadi cuma bayar pajaknya saja, tidak dengan dendanya,” ujar Djati kepada Betanews.id saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (26/6/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Tingkatkan Pendapatan Pajak, Pemkab Kudus Akan Minta Penambahan Tapping Box

Djati menuturkan, hingga akhir 2023 ada 80.139 objek pajak yang masih menunggak. Sementara jumlah ketetapan pajak yang tertunggak di tahun tersebut kurang lebih Rp7,3 miliar.

“Sementara untuk keseluruhan yang menunggak dari 1994 hingga 2023 ada 908.251 objek pajak dengan ketetapan pajak yang tertunggak kurang lebih Rp38,1 miliar,” bebernya.

Djati menuturkan, program pembebasan denda pembayaran PBB sebenarnya sudah dilakukan rutin tiap tahun oleh Pemkab Kudus. Namun, tahun ini pelaksanaannya dilakukan lebih lama.

“Kalau biasanya program penghapusan denda PBB itu hanya dilakukan pada bulan September bertepatan dengan hari jadi Kabupatan Kudus, tahun ini pelaksanannya lebih awal dan lebih lama. Pembebasan denda PBB dilaksanakan pada awal Juni sampai akhir Agustus,” ungkapnya.

Baca juga: Wah! Wajib Pajak di Kudus Dapat Sepeda Listrik hingga Sepeda Motor

Untuk pembayaran PBB, tutur Djati, bisa dilakukan di loket PBB yang ada di gedung BPPKAD Kabupaten Kudus, bisa juga melalui Bank Jateng, Kantor Pos, Alfamart, Indomart, Tokopedia, dan lain sebagainya.

“Harapan kami, masyarakat bisa memanfaatkan program pembebasan denda pajak ini. Serta, semoga ada tumbuh kesadaran masyarakat terkait pajak. Yang kemarin belum membayar pajak, tahun ini bisa memenuhi kewajibannya dan membayar pajak,” harapnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER