BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah warga tampak sedang mengantre di Permak Jeans Pak Nandung, Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Di dalam kontainer berukuran tidak begitu besar itu, terlihat seorang laki-laki tengah menjahit pakaian pelanggan. Dia adalah Sukarno (62) atau Nandung.
Siang itu, dia tampak kewalahan melayani pelanggan yang datang silih berganti. Banyak di antara mereka juga memilih untuk meninggalkan pakaiannya karena antrean yang panjang. Nandung sendiri mengatakan sudah terbiasa melayani pelanggan yang terkadang tidak sabar. Menurutnya, itu sudah menjadi salah satu resiko pekerjaannya.
“Ya, kadang banyak yang nggak sabar minta diduluin semua padahal yang ngerjain cuma satu orang. Jadi kadang kalau nggak sabar, ya, mereka nggak jadi. Tapi nggak apa-apalah memang belum rezeki aja,” jelasnya, Sabtu (4/5/2024).
Baca juga: Cuci Ekpres Satu Hari Jadi di Nuza Laundry Hanya Rp9 Ribu per Kilogram
Nandung mengungkapkan, biasanya permak jeansnya ramai ketika Ramadan, karena banyak orang yang membeli baju untuk lebaran.
“Pas bulan puasa kemarin sampai numpuk banyak. Mereka mintanya langsung jadi semua. Saya sampai dibantu anak-anak juga, soalnya, kan, kalau mau hari raya pasti belanja pakaian raya, tapi kadang mungkin ada yang kebesaran atau gimana,” ujarnya.
Namun, meskipun menurutnya puncak ramainya pada saat Ramadan, tetapi tak dipungkiri saat hari-hari biasa permak jeans miliknya itu juga didatangi banyak pelanggan. Selain itu, menurut Nandung, dia selalu menjaga kualitas produk meskipun harganya cenderung lebih mahal.
“Kalau kita punya citra yang baik kayak itu lho permak di sana cepat jadi atau kualitasnya bagus. Pasti pelanggan bakal balik lagi walaupun harganya mungkin lebih mahal,” ungkapnya.
Baca juga: Musim Nikah Tiba, Jasa Pembuat Hantaran dan Mahar Kudus Ramai Orderan
Mengenai harga, Nandung membanderol harga bervariasi tergantung keperluan pelanggan. Seperti ganti resleting mulai Rp20ribu, namun ada juga yang harga Rp35 ribu untuk jaket.
“Soalnya memang pakai produk yang premium misal mau yang murah bisa beli sendiri nanti saya jahitkan. Tapi kalau saya disuruh cari yang murah emang nggak mau. Kios buka mulai pukul 08.00-21.00 malam, setiap hari buka kecuali hari Jumat,” ucapnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

