BETANEWS.ID, JEPARA – Dalam rangka mempromosikan wisata dan kebudayaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara akan mengadakan Gelar Budaya Tradisional di Pantai Tirta Samudera, Bandengan, Minggu (12/5/2024).
Acara utama gelaran tersebut adalah pemecahan Rekor MURI menyeduh dan minum kopi terbanyak oleh 6.300 perempuan berkebaya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara, Muh Eko Udyyono, menargetkan bisa menarik 7-8 ribu wisatawan. Apalagi, pihaknya akan menggratiskan tiket masuk dan parkir.
Baca juga: 6.300 Perempuan Berkebaya Bakal Seduh dan Minum Kopi untuk Pecahkan Rekor MURI
“Gelar budaya yang nanti ditampilkan yaitu Jembul Banyumanis dari Desa Banyumanis, Kecamatan Donorojo dan Grup musik Carang Pakang dari Desa Bandengan,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Rabu (7/5/2024).
Asisten Bidang Perekonomian dan Pengembangan SDA, Setda Jepara, Hery Yulianto, menambahkan, kegiatan tersebut terselenggara murni dari swadaya masyarakat dan tidak menggunakan APBD Jepara.
Menurutnya, kopi yang digunakan untuk kegiatan pemecahan Rekor MURI juga berasal dari swadaya komunitas dan paguyuban kopi yang tersebar di tujuh kecamatan dan 15 desa di Jepara.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat Jepara untuk mencintai produk lokal dan mengenalkan produk UMKM sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Baca juga: 9.873 Pindang Serani di Jepara Catatkan Rekor Dunia
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza, menambahkan, hasil produksi tanaman kopi di Jepara mengalami peningkatan sejak lima tahun terakhir.
Jenis kopi yang diproduksi juga terus bertambah, dari yang tadinya hanya Arabica dan Robusta kini bertambah jenis menjadi Liberika dan Excelsa.
“Permintaan kopi Jepara dari tahun ke tahun juga terus meningkat, sehingga kopi menjadi salah satu potensi yang sayang kalau tidak kita tampilkan juga sebagai salah satu ikon Jepara,” katanya.
Editor: Ahmad Muhlisin

