BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kudus, Masan, hadir dalam acara blusukan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Jawa Tengah (Jateng) Sudaryono di Pasar Brayung, Kecamatan Mejobo, Selasa (28/5/2024).
Kehadiran Masan tentu sangat mengejutkan dan penuh spekulasi. Apalagi, ini mendekati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. Diketahui, Masan akan maju Pilkada Kudus sebagai calon Bupati (Cabup). Sementara Kader Gerindra, Sandung Hidayat juga akan maju sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kudus.
Pada momen tersebut, Masan terlihat bercengkerama dengan Sudaryono. Mereka juga bersama-sama makan di warung yang ada di Pasar Brayung. Tampak Masan duduk bersebelahan dengan Sandung Hidayat dan Sudaryono.
Baca juga: Sudaryono Blusukan di Pasar Brayung Kudus, Borong Dagangan hingga Makan Bareng Warga
Menanggapi kedatangan Masan, pria yang akrab disapa Mas Dar itu mengatakan, bahwa Masan adalah sahabatnya. Keduanya sudah kenal baik dari lama.
“Beliau (Masan) sahabat saya, kita kenal baik dari dulu kenal beliau,” kata Mas Dar.
Meskipun berbeda partai dan berseberangan dalam Pemilihan Presiden, tutur Sudaryono, bukan menjadi alasan untuk saling bermusuhan. Apalagi, Masan juga menyatakan diri maju menjadi calon Bupati Kudus periode 2024-2029.
“Sifat dan sikap yang ditunjukkan beliau selama ini bisa menjadi pertimbangan Partai Gerindra untuk mendukungnya,” bebernya.
Dihubungi terpisah, Masan mengaku kehadirannya itu bertujuan untuk menjaga komunikasi baik antara mereka, bukan karena instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.
Baca juga: Operasional RT Butuh Rp100 M Setahun, Masan: ‘Saya Pengalaman di Banggar 15 Tahun’
“Kami, kan, teman baik, jadi hanya menjalin komunikasi saja, tidak ada arahan dari DPP PDIP,” ujar Masan melalui sambungan telepon.
Selain itu, lanjutnya, kesempatan bertemu Mas Dar juga digunakannya untuk berdiskusi tentang kemajuan Kabupaten Kudus. Apalagi, Mas Dar juga digadang-gadang menjadi calon Gubernur Jateng periode 2024-2029.
“Jadi supaya nanti dalam berpikir untuk kemajuan Kudus bisa sama,” katanya.
Editor: Ahmad Muhlisin

