Rintis Bisnis saat SMA, Fikri Kini Sudah Nikmati Kesuksesan dari Jual Ikan Hias

BETANEWS.ID, KUDUS – Fikri (21) tampak cukup sibuk menjaring ikan hias di Menara Aquatic, Jalan KH Moh Arwani, Kelurahan Kajeksan, Kecamatan/Kabupaten Kudus. Setelah dapat, ia lalu memindahkannya ke dalam baskom untuk kemudian memasukkannya ke dalam plastik.

Siang itu, ia memang cukup sibuk melayani beberapa pembeli yang datang silih berganti. Mereka rata-rata memabwa pulang ikan glowfish yang punya tampilan warna-warni.

Ikan hias jenis glowfish yang dijaul Fikri di Menara Aquatic. Foto: Anita Purnama

Fikri memulai usaha jual beli ikan hias sekitar 2018 lalu, saat dirinya masih menempuh Sekolah Menengah Atas (SMA). Dia memang hobi pelihara hewan mulai dari ikan maupun kucing. Namun, karena saat itu ikan hias baru ramai-ramainya, dia lantas mencoba mengambil kesempatan dengan terjuan di bisnis jual ikan hias.

-Advertisement-

Baca juga: Dulu Kuli Bangunan, Kini Sukram Sukses Jadi Bos Bak Mandi yang Tak Pernah Sepi Pembeli

“Dari dulu memang sudah suka pelihara binatang karena kebetulan pas ramainya ikan hias. Akhirnya cobalah jualan ikan hias. Sebab, saat itu juga ada korona jadi sekolahnya dari rumah,” ujarnya, Senin (22/04/2024).

Melihat penjualan yang cukup bagus, membuatnya semakin ingin memperluas usaha jual beli ikan hiasnya itu. Melalui media sosial Facebook, Fikri lantas gencar mempromosikan ikan hias.

“Dulu juga pernah jualan sampai luar kota, jadi pas jalan-jalan ke Semarang atau Jepara gitu, sekalian bawa ikan dan perlengkapannya terus dijual ke sana. Jadi bisa tambah-tambah uang saku,” ungkapnya.

Lambat laun, saat usahanya mulai berkembang, Fikri lalu menguatkan tekadnya untuk membuka toko ikan hias yang dia beri nama Menara Aquatic pada 2022. Meskipun begitu, dirinya mengatakan usaha jual beli ikan hias miliknya tak selalu berjalan mulus.

“Meskipun prospek jual beli ikan cukup bagus, tapi ada juga kendalanya yaitu jualan ikan pas musim hujan karena banyak yang sakit,” jelas Fikri.

Baca juga: Dari Hobi Barang Second, Kini jadi Bisnis Menjanjikan Bagi Pemuda Asal Pati Ini

Fikri melanjutkan, kalau usaha barang hidup itu, kan, kita harus tahu bagaimana cara perawatannya. Jadi, nggak bisa sembarangan soalnya ikan kalau sudah terkena penyakit gampang nular ke ikan-ikan yang lain.

“Salah satu upayanya, ya, paling nguras air seminggu atau dua minggu sekali aja untuk ngurangi kadar air 40-50 persen,” tambahnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER