BETANEWS.ID, KUDUS – Tak seperti pada lebaran di tahun-tahun sebelumnya, penjualan telur ayam di Pasar Bitingan, Kudus menurun jika dibandingkan dengan tahun lalu.
Erma Siti Khoiriyah, pedagang telur mengatakan, menjelang lebaran yang tinggal menghitung hari itu, penjulan telur ayam masih sepi dan lesu pembeli. Menurutnya, penjualannya menurun 30 persen hingga 40 persen.
Baca Juga: Lebaran Sebentar Lagi, Pasar Bitingan Kudus Malah Sepi Pembeli
“Untuk penjualan saat ini menurun jika dibandingkan tahun lalu, penurunan kira-kira 30-40 persen. Sampai saat ini pasar masih lesu,” ungkapnya, Jumat (5/4/2024).
Erma menduga, sepinya pembeli jelang lebaran karena faktor bencana yang melanda beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Kudus.
“Lebaran kali ini lebih ramai dari pada tahun kemarin. Tidak tahu juga ini penyebabnya karena apa, kemungkinan karena banjir yang kemarin. Jadi daya beli masyarakat (sampai saat ini) berkurang,” jelasnya.
Jika lebaran tahun lalu, pihaknya bisa menjual 2-3 kuintal dalam sehari, tahun ini satu kuintal pun tak bisa habis. Persediaan telur ayam setiap harinya yang mencapai 2 kuintal masih tersisa banyank.
“Tahun kemarin masih bisa menjual 2-3 kwintal habis dalam sehari. Saat ini satu kuintal tidak bisa habis ini. Tapi ini belum tahu juga, masih lesu pasarnya. Kalau persediaan ini masih 2 kuintal, tapi belum habis,” ujarnya.
“Pelanggan tetap yang biasa setiap hari ngambil dua peti, saat ini hanya mengambil satu peti dalam dua hari. Katanya bakul pada libur dan pulang kampung, kan banyak yang dari perantauan,” katanya.
Ia menuturkan, biasa pada lebaran kurang sepekan pasar sudah begitu terlihat ramai. Namun tahun ini masih sepi dan lesu. Bahkan harga pada momen lebaran harga meninggi, ini malah semakin menurun. Menurutnya, harga telur saat ini perkilogramnya Rp27 ribu.
Baca Juga: Penasaran dengan Isi Uang di Mesin ATM Bank Jateng? Ternyata Segini Jumlahnya
“Untuk harga turun terus dari kemarin, sejak puasa masuk Minggu kedua. Harga berangsur turun terus hingga kini Rp27 ribu per kilogram,” tuturnya.
Erma berharap, kedepnnya hingga lebaran penjualan semakin ramai, sehingga pendapatan yang diperoleh juga semakin meningkat.
Editor: Haikal Rosyada

