BETANEWS.ID, KUDUS – Setelah Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kudus mulai membentuk desk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Nantinya, desk Pilkada tersebut bertugas melakukan penjajakan dengan beberapa calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Kudus.
Ketua DPC PKB Kudus, Mukhasiron, mengatakan, pembentukan desk Pilkada merupakan hasil dari musyawarah pimpinan cabang (Muspimcab) 2, yang agenda utamanya mengevaluasi saksi pemilu dan caleg.
“Desk Pilkada itulah nantinya yang bertugas melakukan penjajakan dengan beberapa cabup dan cawabup, termasuk juga bertugas melakukan komunikasi dengan partai lain,” ujar Mukhasiron kepada awak media di gedung DPRD Kudus, belum lama ini.
Baca juga: Ditanya Soal Nyabup, Masan: ‘Kalau Diberi Amanat oleh Partai Saya Siap’
Mukhasiron mengatakan, meski bukan partai pemenang tapi PKB cukup menentukan dalam konstelasi Pilkada di Kudus. Namun, dengan raihan tujuh kursi di DPRD, PKB tak bisa mengusung cabup dan cawabup sendiri dan harus berkoalisi.
Mukhasiron mengungkapkan, cabup maupun cawabup yang ingin diusung oleh PKB harus memenuhi kriteria yang ditentukan oleh partainya, di antaranya, sosok tersebut harus mempunyai semangat Bagus Ngaji dan Berdagang (Gusjigang) warisan dari Sunan Kudus.
“Selain Kota Kretek, Kudus juga dikenal Kota Santri. Oleh karena itu, apabila bakal cabup dan cawabup ingin diusung oleh PKB harus punya visi yang sama, yakni selain memajukan Kudus sebagai kota industri juga memperhatikan lapisan masyarakat terutama para santri,” jelasnya.
Mukhasiron mengatakan, penjajakan koalisi dengan partai lain akan dilakukan secara intens setelah lebaran. Prosesnya masih panjang dan dinamis. Oleh karena itu, PKB tak ingin terburu-buru untuk memutuskan mengusung siapa dalam konstelasi Pilkada Kudus.
Baca juga: Mawahib Mantap Nyalon Bupati Kudus 2024, Klaim Akan Dapat Rekom dari Golkar
“Termasuk juga penentuan siapa nanti yang akan diusung jadi calon bupati atau wakil bupati, itu semua tergantung dari komunikasi politik. Semuanya masih dinamis,” beber dia.
Mukhasiron mengaku, PKB sudah melakukan komunikasi dengan beberapa partai terkait Pilkada Kudus, antara lain Golkar, Gerindra, dan PDI P. Termasuk juga sosok yang sudah deklarasi akan maju sebagai cabup dan cawabup Kudus, dari kader dan nonpartai.
“Kita komunikasi dengan semua partai. Namun, untuk para bakal cabup dan cawabup masih sekdar say hello saja,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

