BETANEWS.ID, KUDUS – Tanggul yang berada di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kudus saat ini dalam proses peninggian.
Nurul Qomar, Kepala Desa Undaan Lor menuturkan, tanggul yang rendah ditinggikan hingga satu meter.
Baca Juga: Banjir, Budi Rela Dorong Motor 1 Km di Jalan Kudus-Purwodadi Agar Tak Mogok
“Tanggul Desa Undaan Lor tepatnya di depan balai desa, memang tanggulnya lebih rendah di antara yang lain. Nah, pagi tadi baru dilakukan peninggian tanggul sekitar 60 centimeter hingga satu meter, menggunakan alat berat,” jelas Qomar saat ditemui pada hari Jumat 15/03/2024.
Tanggul yang semakin rendah itu juga diakibatkan karena sempat dilewati alat berat. Hingga saat ini, ketinggian air dari permukaan sekitar 50 centimeter.
“Sementara untuk debit air saat ini mencapai 1040 m², hingga saat ini status tanggul masih aman,” ujarnya.
Sementara itu, Qomar menyatakan akibat curah hujan yang tinggi banyak permukiman warga yang terdampak. Total di desa tersebut sekitar 15 rumah terendam banjir.
“Ada tiga gang yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi di antaranya gang Undaan Lor gang 15, 22, dan 29. Dengan ketinggian air bermacam ada yang 10 hingga 20 centimeter,” ungkapnya.
Hingga saat ini sejumlah warga yang terdampak banjir masih bertahan di dalam rumah masing-masing.
“Nah selain terdampak hingga rumah-rumah warga, imbasnya juga ke pertanian warga. Karena beberapa sawah ada yang belum panen. Ada setidaknya 100 hektar sawah yang belum panen,” tambahnya.
Baca Juga: Terlalu Rendah, Tanggul Desa Undaan Lor Kudus Ditinggikan
Jika curah hujan tinggi terjadi tiap hari, kemungkinan banjir tahun 2022 di Undaan Lor akan terjadi lagi. Sehingga, dirinya berharap hujan secepatnya reda agar tidak terjadi musibah banjir.
“Pada tahun 2022 lalu total 500 rumah terdampak banjir, namun harapannya semoga tahun aman terkendali dan tidak ada musibah banjir,” ucapnya.
Editor: Haikal Rosyada

