31 C
Kudus
Sabtu, April 13, 2024

Sudah Dua Pekan Kebanjiran, Korban Banjir di Tayu, Pati Keluhkan Minimnya Bantuan

BETANEWS.ID, PATI – Desa Tunggulsari menjadi salah satu desa yang terdampak banjir di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Banjir di desa tersebut kini sudah memasuki pekan kedua atau tepatnya sudah 11 hari.

Hingga hari ini, Rabu (20/3/2024), banjir masih menggenangi rumah warga. Kedalaman banjir di desa tersebut antara 5 cm hingga 50 cm untuk di pemukiman dan mencapai 1 meter di lahan pertanian.

Baca Juga: Terjadi Berulang, Penanganan Jalan Longsor di Sukolilo Diminta Bukan Cuma Tambal Sulam

Meskipun sudah lebih dari sepekan terendam banjir, ratusan warga masih memilih untuk bertahan di rumah masing-masing. Namun, warga mengeluhkan minimnya bantuan bagi mereka.

Muh Syifaul Kamil Elfarel, salah satu warga yang rumahnya tergenang banjir mengatakan, kedalaman banjir di dalam rumahnya sekitar 30 cm. Hal ini membuat ia dan keluarganya kesulitan untuk memasak untuk menyiapkan berbuka maupun sahur puasa Ramadan.

Hingga saat ini, ia menyebut hanya mendapatkan bantuan beras 1 Kilogram dari Koramil setempat. Bantuan itu dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan warga. Warga membutuhkan bantuan makanan cepat saji lantaran kesulitan memasak.

”Kita butuhnya makanan cepat saji untuk sahur maupun berbuka,” kata Syifaul, Rabu (20/3/2024).

Sementara itu, Sekretaris Desa Tunggulsari, Dawam Setia Nugraha mengatakan, hingga kini, pihaknya belum menerima bantuan baik dari pemerintah daerah (pemda) maupun dari pihak swasta.

Ia berharap, pemda memberikan bantuan kepada warganya berupa makanan cepat saji maupun bantuan lainnya. Bantuan sebesar 1 kg beras untuk warga dinilai kurang untuk kebutuhan.

Selain bantuan makanan, warga juga membutuhkan bantuan waring atau jaring untuk menahan ikan. Sebab, puluhan hektare tambak di sana juga tergenang banjir dan petani tambak terancam rugi ratusan juta rupiah.

Baca Juga: Lakukan Rekayasa Cuaca untuk Tangani Banjir, BNPB: ”Bukan Pakai Pawang”

”Kita butuh makanan cepat saji untuk makanan buka maupun sahur. Karena akses jalan kan tergenang. Kita juga butuh waring,” ucapnya.

Berdasarkan data Pemerintah Desa (Pemdes) Tunggulsari, setidaknya ada sebanyak 170 rumah di desa tersebut yang tergenang banjir dan 200 rumah terdampak banjir.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER