BETANEWS.ID, KUDUS – Mendung gelap menyelimuti Kabupaten Kudus sepekan terakhir. Hujan dengan intensitas tinggi pun mengguyur tiap hari selama hampir sepekan. Dampaknya, bencana banjir pun melanda beberapa kecamatan.
Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Ahmad Munaji, mengatakan, curah hujan tinggi mengakibatkan 5 kecamatan di Kota Kretek dilanda banjir, yaitu Mejobo, Jati, Kaliwungu, Jekulo, dan Undaan.
Jumlah desa yang tedampak banjir, tuturnya, ada 15 desa. Paling banyak di wilayah Kecamatan Mejobo dengan tujuh desa, yaitu Desa Kesambi, Mejobo, Golantepus, Tenggeles, Kirig, Temulus, dan Jojo.
Baca juga: Tanggul Sungai Piji dan Dawe Jebol, Mejobo Kudus Dikepung Banjir
Kemudian Kecamatan Jati ada lima desa, yakni Jati Wetan, Tumpangkrasak, Pasuruhan Lor, Jetis Kapuan, dan Tanjungkarang. Kecamatan Jekulo ada satu desa yakni Plades, Kecamatan Kaliwungu di Desa Setrokalangan, dan Kecamatan Undaan di Desa Karangrowo.
“Sedangkan rumah yang tergenang banjir ada 150. Paling banyak di Desa Jati Wetan ada 60 rumah, Desa Setrokalangan ada 50 rumah, dan Desa Karangrowo ada 40 rumah,” rincinya.
Munaji menyampaikan, banjir di lima kecamatan tersebut dengan ketinggian berbeda, antara 10 centimeter hingga 60 centimeter. Sementara warga yang terdampak banjir, totalnya ada 4.134 kepala keluarga (KK) dan 13.102 jiwa.
“Selain menggenangi permukiman, banjir juga menggenangi area persahawan. Total sawah yang terdampak banjir ada 1.500 hektare,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

