31 C
Kudus
Selasa, April 16, 2024

Perda di Kudus Ini Jadi Penyebab Investor Sering Mundur, Kok Bisa?

BETANEWS.ID, KUDUS – Bertahun-tahun tiga aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mangkrak dan tak kunjung ada investor yang sudi berinvestasi. Aset tersebut adalah lahan bekas Matahari Mall, bekas Gedung Ngasirah, dan bekas SMP 3 Kudus.

Meski lokasi tiga aset itu berada di tengah kota, tapi Pemkab Kudus seolah kesulitan mendapatkan investor. Ada beberapa penyebab investor enggan menanamkan modalnya. Salah satunya karena Kabupaten Kudus sudah memiliki peraturan daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan dan Perubahan Status Hukum, Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kudus, Marinda, menyampaikan, dengan adanya perda tersebut, 10 persen bangunan yang didirikan oleh investor digunakan untuk menunjang tugas dan fungsi pemkab.

Baca juga: Pemkab Kudus Punya PR Tawarkan 4 Aset ke Investor, yang 3 Sudah Mangkrak Lama

“Serta berkontribusi ke kas daerah selama perjanjian. Aturan itulah yang sering membuat mundur para investor,” ujar Marinda saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Marinda mengungkapkan, tiga aset tersebut bisa dikatakan sudah mengkrak cukup lama. Lahan bekas Matahari Mall mangkrak sejak 2018 karena terbakar dan bangkai gedung dirobohkan pada 2020.

“Sementara lahan bekas gedung Ngasirah sudah mangkrak sejak 2016 dan eks SMP 3 sudah tak difungsikan sejak 24 tahun silam atau sejak 2000,” bebernya.

Sesuai aturan, ungkap Marlinda, lahan atau aset Pemkab Kudus bisa dikelola oleh swasta, melalui kerja sama Bangun Guna Serah (BGS) atau Bangun Serah Guna.

“Pemanfaatan aset daerah melalui kerjasama Bangun Guna Serah maupun Bangun Serah Guna jangka waktunya maksimal 30 tahun,” bebernya.

Marinda menjelaskan, pemanfaatan aset daerah melalui kerja sama Bangun Guna Serah ialah bangunan dibangun oleh investor dan kemudian dikelola selama 30 tahun. Setelah itu, gedung dikembalikan ke Pemkab Kudus.

Baca juga: Menguapnya Lirikan Investor di Eks Lahan Ngasirah dan Matahari Kudus

“Namun, apabila setelah 30 tahun investor ingin memperpanjang pengelolaan, maka bisa dilanjut dengan kerja sama sewa lahan dan bangunan tersebut,” bebernya.

Sementara pemanfaatan aset melalui kerjasama Bangun Serah Guna, kata dia, yakni gedung dibangun oleh pihak investor dan langsung diserahkan kepada pemkab Kudus. Bangunan itu bisa langsung digunakan oleh investor selama masa perjanjian maksimal 30 tahun.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER