BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan fokus pada perbaikan jalan usai bencana banjir. Saat ini banyak ruas jalan di Kota Kretek yang rusak dari sedang sampai parah.
Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie, mengatakan, usai banjir banyak ruas jalan yang rusak, baik itu Jalan Kabupaten, Provinsi, Nasional, maupun jalan di pedesaan.
“Kita sudah komunikasi dengan dewan terkait perbaikan jalan paskabanjir. Akan kita lakukan segera, agar masyarakat nyaman dalam menjalankan aktivitasnya,” ujar Hasan usai rapat paripurna di DPRD Kudus, belum lama ini.
Baca juga: Pembangunan Jembatan Kalirejo Ditarget Rampung Sebelum Arus Mudik Lebaran
Disinggung anggaran untuk perbaikan jalan rusak, Hasan mengaku belum menghitungnya secara pasti. Namun, dana pemeliharaan sudah dianggarkan dan masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024.
“Kita belum punya hitungan resmi untuk perbaikan ini. Tapi kita juga akan mengusulkan anggaran perbaikan jalan di APBD Perubahan 2024 ini, karena memang luar biasa kerusakan jalannya (pascabanjir),” bebernya.
Rencana perbaikan infrastruktur jalan itu pun mendapat dukungan dari anggota DPRD Kudus, Rochim Sutopo. Pria yang juga ketua Komisi C tersebut mengaku sangat setuju dengan program perbaikan jalan paskabanjir yang harus ditangani bersama.
Baca juga: Banjir Sebabkan Jalan Tanjungkarang Rusak Parah, Banyak Korban Terjatuh
“Program perbaikan infrastruktur jalan harus di gas pol. Sebab, paskabanjir banyak jalan rusak yang memang harus ditangani bersama,” ujar Rochim.
Sebagai komisi yang juga bertanggung jawab untuk infrastruktur di Kudus, Rochim juga mengingatkan agar Dinas PUPR Kudus tidak mengabaikan ketika dihubungi mengenai kondisi jalan. Terlebih menurut Rochim, tugas Komisi C dan Dinas PUPR sama-sama untuk melayani masyarakat.
Editor: Ahmad Muhlisin

