31 C
Kudus
Selasa, April 16, 2024

Jasa Penukaran Uang Baru Pinggir Jalan Mulai Bermunculan di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa lapak jasa penukaran uang receh tampak mulai bermunculan di sepanjang Jalan Sunan Kudus. Setidaknya kurang lebih ada enam lapak jasa penukaran uang receh mulai dari perempatan Jember hingga Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Sebagian dari mereka memulainya sejak Ramadan di pekan pertama. Salah satunya adalah Achmad Zainul Abidin yang membuka lapak di depan Indomaret, Desa Demaan, Kecamatan/Kabupaten Kudus.

Baca Juga: Pemkab Kudus Gelontorkan Rp44,7 Miliar untuk THR dan Gaji ke-13 ASN

“Saya mulai sejak Jumat (22/3/2024), jadi saat ini terhitung satu Minggu ini. Sementara untuk respon masyarakat belum begitu antusias, karena memang belum gajian bahkan THR belum cair. Sepertinya mulai ramai nanti per tanggal 1 April 2024,” beber pria yang akrab disapa Mas Kentung, Kamis (28/3/2024).

Ia mengaku, sudah sejak 2014 lalu, dirinya selalu menyediakan jasa penukaran uang receh di Kudus dalam momen menjelang lebaran itu.

Mengetahui bahwa masyarakat Kudus mempunyai tradisi memberikan uang receh (wisit) saat lebaran, menjadi alasan dia untuk ikut menyediakan jasa tersebut bersama teman-teman satu kampungnya.

Meski keseharian pekerjaannya, menjadi seorang wirausahawan dengan penyedia ban dan velg mobil, pria berusia 35 tahun itu tak mau ketinggalan demi penghasilan yang lumayan banyak.

Menurutnya, penghasilan dari jasa tersebut lebih banyak dari penghasilan usahanya di saat Ramadhan.

“Di sini menyediakan berbagai macam uang receh, mulai dari Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10 ribu, sampai Rp20 ribu. Jadi sistemnya per Rp100 ribu, ada jasanya mulai Rp10-15 ribu. Tarif jasa tersebut karena ketersediaan uang receh tahun ini langka,” ungkapnya di lapak yang buka mulai pukul 9.00-17.30 WIB tersebut.

Selama satu pekan ini, katanya, sudah ada transaksi sekitar Rp10 juta untuk penukaran uang receh. Menurutnya, paling banyak dengan penukaran uang receh Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000.

Baca Juga: Pj Bupati Kudus Buka Pameran Seni Rupa dan Kaligrafi di Museum KretekĀ 

Penukaran uang receh yang paling tinggi adalah pecahan Rp5 ribu dengan total presentase lebih dari 50 persen.

Ia menambahkan, penyediaan jasa penukaran uang receh tersebut, hasil jasanya akan dibagi dengan pemodal. Sebab, pihaknya mendapatkan uang receh tersebut dari pemodal yang sudah menukarkan uang di Bank. Warga Pedurungan, Semarang itu juga rela pulang pergi dari Kudus ke Semarang setiap harinya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER