31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Fenomena Tanah Bergerak Terjadi di Pati, Jalan Cor Sepanjang Ratusan Meter Rusak

BETANEWS.ID, PATI – Fenomena tanah bergerak dan muncul retakan terjadi di Desa Duren sawit, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati.

Gerakan tanah itu menyebabkan ruas jalan penghubung antar desa dan jalan alternatif antar kabupaten, yakni Kabupaten Pati dan Kabupaten Grobogan ambles dan longsor.

Baca Juga: Dihajar Hujan Deras, Jalan Penghubung Dua Desa di Pati Putus Akibat Longsor

-Advertisement-

Diduga, pergeseran tanah itu dipicu oleh hujan yang deras sejak beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Pati.

“Ini fenomena alam, bukan gempa tapi longsor murni. Karena di bawah sana, di gunung ini kan ada lempengan, lempengan ini berupa tanah, yaitu tanah gudel namanya. Jadi begitu ada air, tanah yang atas bisa bergerak, karena labil tidak ada tumbuhan yang mengikat,” ujar Krisno, salah satu warga, Selasa (19/3/2024).

Akibatnya peristiwa tersebut, katanya, jalan cor yang ada di lokasi itu mengalami pergeseran hingga 200 meter, sehingga harus membuat jalan baru.

Ia menyebut, jalan tersebut menjadi jalan alternatif menuju ke Purwodadi atau sebaliknya, ketika di Sukolilo ada event atau kegiatan.

“Jadi kalau di Sukolilo itu ada kegiatan, bisa lewat sini. Itu jaraknya bisa memperpendek sekitar 30 kilo,” ungkapnya.

Ia berharap, jalan rusak itu bisa segera ada penanganan. Sehingga bisa digunakan secara maksimal seperti semula.

Baca Juga: Khawatir Air Terus Meninggi, Korban Banjir di Juwana Pilih Ngungsi

Jika tidak segera ada penanganan, menurutnya bisa membahayakan pengguna jalan yang melewati lokasi tersebut.

Lebih lanjut ia juga menyebut, fenomena tanah bergerak juga disebabkan karena gundulnya pegunungan Kendeng utara. Alih fungsi lahan menjadi tanaman semusim, memperparah kondisi kawasan pegunungan Kendeng.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER