31 C
Kudus
Selasa, April 16, 2024

Banjir Rendam Jalan, Warga Pati Siapkan Jasa Angkut Sepeda Motor

BETANEWS.ID, PATI – Curah hujan dengan intensitas tinggi dalam empat hari belakangan yang mengguyur wilayah Kabupaten Pati, mengakibatkan terjadinya banjir di sejumlah titik.

Tak hanya merendam pemukiman serta areal pertanian, banjir juga merendam jalan alternatif Pati-Rembang sepanjang dua kilometer, tepatnya di Desa Tondomulyo dan Glonggong, Kecamatan Jakenan.

Baca Juga: Rumahnya Kebanjiran, Rukun Terpaksa Ungsikan Suaminya yang Habis Operasi

Sejumlah pengendara sepeda motor yang nekat menerobos banjir mengalami mogok pada kendaraannya dan terpaksa harus mendorongnya.

Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh warga sekitar lokasi untuk menawarkan jasa angkut kendaraan sepeda motor. Seperti halnya yang dilakukan oleh Rukin.

Bermodalkan mobil pikap, Rukin bersama tiga temannya mangkal di Jalan Sampang-Jakenan. Ia kemudian menawarkan jasa ojek angkut sepeda motor kepada pengendara yang tidak berani melintas dengan sepeda motornya.

Sejumlah pengendara pun terpaksa menggunakan jasa angkut sepeda motor tersebut.

Mereka takut motornya mogok di tengah banjir bila nekat menerjang genangan air yang cukup dalam. Kedalaman air di Jalan alternatif Pati-Rembang itu, sekitar 40 centimeter hingga 60 centimeter.

Dengan cekatan, Rukin dan kawan-kawan menaikkan motor ke pikap. Proses menaikkan motor ini merupakan yang paling berat. Setelah sepeda motor aman di atas pikap, mereka kemudian melaju menerjang banjir.

”Di sini macet karena banjir. Motor kalau lewat pasti mogok. Saya ngangkut sekitar satu kilometeran ke arah SMP Glonggong dan Tambahmulyo,” ujar Rukin, Jumat (15/3/2024).

Untuk menggunakan jasa angkut motor dengan jarak sepanjang itu, pengendara sepeda motor harus merogoh kocek Rp20 ribu untuk warga lokal dan Rp25 ribu untuk warga luar Desa Glonggong. Mereka bisa mengangkut dua kendaraan bermotor sekali angkut.

Sementara itu, salah satu warga yang hendak menerjang banjir Dedi mengaku tak punya pilihan selain menggunakan jasa angkut motor. Ia khawatir barang bawaannya basah terkena banjir

”Ini rugi materi sedikit ndak papa. Daripada mogok di tengah jalan. Bisa-bisa kerugian bertambah,” kata Dedi.

Baca Juga: Ratusan Rumah di Kecamatan Tayu Terendam Banjir

Untuk diketahui, banjir di ruas jalan tersebut sudah terasa sejak memasuki Desa Tondomulyo hingga pertigaan Glonggong. Di pertigaan ini banjir masih tinggi. Jalan Jakenan-Jaken dan Jalan Jakenan-Winong juga diterjang banjir.

Kendaraan roda empat masih bisa melewati jalan tersebut. Namun kendaraan sepeda motor harus berhati-hati saat menerjang banjir bila tak ingin mogok di tengah jalan.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER