31 C
Kudus
Jumat, April 19, 2024

Banjir Rendam Enam Desa di Jepara, Dapur Umum Mulai Dibangun

BETANEWS.ID, JEPARA – Banjir merendam enam desa di Kabupaten Jepara, total ribuan jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto mengatakan banjir terjadi di Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung dengan total warga yang terdampak sebanyak 249 keluarga dengan total 1.500 jiwa. Ketinggian air di desa tersebut saat ini mencapai 50 cm.

Baca Juga: Tolak Kriminalisasi Aktivis Lingkungan, Komnas HAM Ajukan Amicus Curiae Bagi Daniel

“Kemudian Desa Gerdu, Kecamatan Pecangaan yang merendam 179 rumah. Terdapat 206 keluarga dengan 750 jiwa yang terdampak banjir. Ketinggian air di desa tersebut sekitar 14-62 cm,” katanya.

Selanjutnya, Desa Kaliombo, Kecamatan Pecangaan yang merendam 95 rumah warga dengan ketinggian air 30 cm. Banjir di desa tersebut juga merendam satu sarana pendidikan yaitu SDN Kaliombo.

“Sedangkan banjir Di Kecamatan Welahan, yatu Desa Welahan dan Desa Kedungsarimulyo. Di Desa Welahan saat ini ketinggian air masih mencapai 40-50 cm. Sedangkan di Desa Kedungsarimulyo,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, air hanya tinggal menggenangi jalan pemukiman warga. Dan yang terakhir, banjir merendam pemukiman warga di Desa Batu Kali, Kecamatan Kalinyamatan. Jumlah warga yang terdampak yaitu 480 keluarga dengan total 1.675 jiwa. Sedangkan rumah yang terendam air sebanyak 355.

“Untuk Welahan ada yang mengungsi ke saudaranya, yang lain masih bertahan di rumah masing-masing. Seperti Sowan Kidul dan Batu Kali semalam sempat minta di kirim perahu karet untuk evakuasi karena air sempat tinggi. Tetapi kemudian hasil rapat warga memilih untuk bertahan dan kita buatkan dapur umum,” katanya pada Jum’at (15/3/2024) saat ditemui di Desa Batu Kali.

Lebih lanjut ia mengatakan, terjadinya banjir disebabkan karena curah hujan yang tinggi. Kemudian di beberapa tempat seperti Batu Kali dan Sowan Kidul, rendahnya pemukiman warga menjadi penyebab air masuk ke dalam rumah.

Untuk memenuhi kebutuhan logistik warga berupa makanan, terdapat dua dapur umum yang didirikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara. Satu dapur umum berada di Desa Batu Kali tepatnya di depan Masjid Jami’ Baitul Makmur yang mampu menyediakan 1.500 bungkus nasi.

Baca Juga: Cuaca Buruk Diperkirakan Melanda Jepara Hingga Satu Minggu Ke Depan

Kemudian yang satu berada di Balaidesa Sowan Kidul dengan kapasitas mampu menyediakan 2.000 bungkus nasi.

“Untuk Gerdu tadi belum kita support untuk makan sahur tapi rencana nanti sore akan kita kirim juga sebanyak 750 bungkus, kemudian yang Kaliombo ini masih kita assessment, kalau membutuhkan makanan siap saji kita kirim juga dari sini (Dapur Umum Batu Kali),” ujarnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER